Wanita Berjilbab Ditemukan Tinggal Tulang Belulang di Hutan Duriangkang Nongsa

37104
Pesona Indonesia
Mayat perempuan berhijab saat ditemukan di hutan Dam Duriangkang wilayah Nongsa, Rabu (27/7/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Mayat perempuan berhijab saat ditemukan di hutan Dam Duriangkang wilayah Nongsa, Rabu (27/7/2016). Foto: istimewa/batampos.co.id

batampos.co.id – Warga Nongsa digegerkan dengan penemuan mayat perempuan berjilbab dan berjaket/baju biru yang sebagian tinggal kerangka.

Hingga kini polisi masih belum mengatahui apakah mayat yang sebagian tubuhnya telah menjadi kerangka itu korban pembunuhan atau bukan. Namun melihat lokasi penemuan di semak-semak, besar kemungkinan korban pembunuhan.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Batampos.co.id, mayat yang sebagian telah menjadi kerangka itu ditemukan di tengah semak-semak dekat tower SUTT nomor 13 di Hutan Lindung Dam Duriangkang Kelurahan Kabil Kecamatan Nongsa, Rabu (27/7/2016) sekitar pukul 09.00 WIB.

Mayat ini pertama kali ditemukan Jendi Hutabarat dan Lochkung Lumban Toruan yang sedang mencari Pohon Pasak Bumi di sekitar Hutan Lindung Duriangkang.

Melihat temuan ini, kedua pencari kayu pasak bumi tersebut langsung melaporkan temuan mereka ke Polsek Nongsa.

Menerima laporan penemuan kerangka manusia, polisi langsung melakukan olah TKP di lokasi. Kerangka manusia tersebut langsung di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara dengan menggunakan kendaraan Ambulance.

Hingga kini polisi dibantu tim medis masih terus melakukan penelitian terhadap kerangka tersebut. Dari penelitian sementara, mayat yang sebagian telah menjadi kerangka itu berjenis kelamin perempuan dan memiliki tinggi 150 – 155 cm.

Sementara itu, Kapolsek Nongsa, Kompol S Dalimunthe saat dimintai keterangannya mengaku masih menelusuri identitas mayat  tersebut, pihaknya menjelaskan saat ini masih dilakukan pemeriksaan terhadap kerangka.

“Dari hasil pemeriksaan sementara dari dokter rumah sakit bhayangkara, diperkirakan kerangka memiliki tinggi kira-kira 150 sampai 155 cm, dan untuk jenis kelaminnya perempuan.¬† Saat ini kami sudah mengevakuasi kerangka itu ke rumah sakit bhayangkara,” terangnya.

Saat ini polisi belum berani menyimpulkan apakah mayat yang sebagian telah menjadi kerangka ini merupakan korban pembunuhan atau sebab lainnya.

“Kami belum bisa menyimpulkannya,” pungkas Dalimunthe. (eggi)

Respon Anda?

komentar