Antek Neolib Kok Dipilih Jadi Menkeu

766
Pesona Indonesia
Presiden Joko Widodo menyalami Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Negara, Rabu (27/7). Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan
Presiden Joko Widodo menyalami Menteri Keuangan Sri Mulyani di Istana Negara, Rabu (27/7).
Foto: Biro Pers Istana Kepresidenan

batampos.co.id – Politikus PDI Perjuangan (PDIP), Ribka Tjiptaning merasa ragu Presiden Joko Widodo akan mewujudkan Nawacita dan Trisakti sebagaimana janji saat kampanye dulu. Terlebih, Jokowi -sapaan Joko Widodo- justru kini memilih Sri Mulyani Indrawati (SMI) sebagai menteri keuangan.

Ribka mengatakan, keputusan Jokowi menunjuk SMI justru akan menjauhkan cita-cita tentang Trisakti dan Nawacita. “Aneh saja, Sri Mulyani yang dulu kita usir-usir sekarang diakomodir. Ada agenda apa, kita tidak tahu,” ujar Ribka di gedung DPR, Kamis (28/7).

Mbak Ning -sapaan Ribka- pun menuding Jokowi  tidak punya komitmen dengan pernyataannya tentang perlunya Indonesia punya menteri yang berani mengambil terobosan dan melakukan revolusi mental. Ribka menegaskan, Sri yang lebih dikenal sebagai antek neoliberalisme tak mungkin bisa melakukan perubahan revolusioner.

“Bagaimana mau revolusi mental, Sri Mulyani kayak gitu. Revolusi itu butuh orang yang revolusioner, wadah yang revolusioner, wadahnya Pak Jokowi. Mestinya para menterinya juga revolusioner dong. Ini yang dipilih antek neolib,” tegas Ribka.

Karenanya Ribka menegaskan, kembalinya Sri sebagai Menkeu justru akan menjauhkan Indonesia dari terwujudnya berdikari secara ekonomi sebagaimana cita-cita Bung Karno dalam Trisakti. “Bung Karno bisa nangis kayak gini,” pungkasnya.(fas/jpnn)

Respon Anda?

komentar