Berkas Tersangka Korupsi Bansos Natuna Diterima Kejaksaan

456
Pesona Indonesia
Imalko Ismail
Imalko Ismail

batampos.co.id – Ditreskrimsus Polda Kepri menyelesaikan satu gelembung kasus besar di Natuna. Dengan diterimanya berkas penyidik Tipikor Polda Kepri oleh kejaksaan, gulungan kasus korupsi bansos Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Badan Pengusahaan Migas yang menyeret orang penting di Kabupaten Natuna dinyatakan beres.

“Berkas Imalko sudah P21,” kata Kasubdit III Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kepri AKBP, Arif Budiman, Rabu (27/7).

Ia mengatakan setelah ini, pihaknya hanyalah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Tinggi di Tanjungpinang. “Mungkin dalam minggu depan,” ujarnya.

Penyerahan tersangka dan barang bukti pada minggu depan, maka tiga tersangka kasus ini sudah berhadapan dengan pengadilan.

Sebelumnya Polda Kepri menyerahkan tersangka pertama yakni M Nazir, meruapakan ketua LSM BP Migas. Peranan M Nazir diduga untuk mengajukan proposal. Setelah penetapkan tersangka M Nazir, polisi menetapkan tersangka baru yakni anggota DPRD Provinsi Kepri Erianto. “Pada saat pencairan bansos ini di tahun 2011, ia (Erianto,red) berperan sebagai bendarahar LSM BP Migas,” kata Arif.

Dari keterangan dua tersangka ini, polisi mendapatkan nama Imalko. Mantan Wakil Bupati Natuna ini ditenggarai berperan melindungi kedua tersangka, dan dengan kekuasaanya LSM BP Migas masih bisa tetap mencairkan dana bansos selama tiga periode.

“Kerugian negara ditaksir sekitar Rp 3,2 miliar,” pungkas Arif. (ska/bpos)

Respon Anda?

komentar