Bupati Lantik 10 Kades Terpilih, Aunur: Bangun Desa yang Mandiri

855
Pesona Indonesia
Dari kiri, Zaini, Herman Mashuri, dan Heri Santoso saat pengambilan sumpah jabatan kepala desa yang dilakukan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq. foto:istimewa
Dari kiri, Zaini, Herman Mashuri, dan Heri Santoso saat pengambilan sumpah jabatan kepala desa yang dilakukan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq. foto:istimewa

batampos.co.id – Bupati Karimun Aunur Rafiq, kembali melantik 10 kepala desa terpilih di Pulau Kundur, Rabu (27/7) kemarin. Pengambilan sumpah jabatan dilakukan di tiga kecamatan berbeda.

Di Kecamatan Kundur Utara dilaksanakan di Gedung Serba Guna Kantor Camat sekira pukul 08.00 WIB. Masing-masing yang dilantik, Kades Prayun Heri Santosa, Kades Seiungar Utara Zaini, dan Kades Tanjungberlian Barat Herman Mashuri.

Selanjutnya Kecamatan Kundur yakni, Kades Seiungar Familuddin, Kades Sei Sebesi Nazaruddin, dan Kades Lubuk H. Atan M. Aruf. Pelantikan berlangsung di Balai Srigading sekira pukul 10.00 WIB.

Terkahir Kecamatan Kundur Barat, berlangsung di Gedung Serba Guna kantor camat. Mereka yang dilantik yakni Kades Sawang Selatan Sukiran, Kades Sawang Laut Purnomo, Kades Kundur M. Nuru, dan Kades Gemuruh Hasan Basri.

Kepada seluruh kades yang dilantik, bupati berharap dapat menjadikan sebagai langkah awal dalam memberikan pengabdian untuk membangun menuju desa yang mandiri. Selain itu, keharmonisan, toleransi, dan saling menghargai perbedaan, harus tetap terjaga. Bilamana ada persoalan, dapat diselesaikan melalui musyawarah untuk mencari mufakat.

“Selaku pejabat di wilayah, seluruh kades harus peka, tanggap dan bijaksana dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Untuk itu, kepada kades diminta harus sabar dan responsif dalam memberikan penjelasan terhadap permasalahan yang muncul. Dengan demikian masyarakat akan merasa terayomi dan nyaman dalam beraktivitas sehari- hari,” harap Rafiq usai pelantikan.

Rafiq juga mengingatkan agar kades terpilih memahami aturan, baik mengenai pemerintahan ataupun aturan lainnya tentang desa. “Sebagai garda terdepan dalam memberikan pelayanan masyarakat desa, maka dimanapun, kapanpun, kepada siapapun, dan dalam situasi apapaun, harus dapat memberikan yang terbaik,” tegasnya. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar