Harapkan Anggaran Tunda Salur, Bupati Lingga Temui Ketua DPRD Kepri

356
Bupati Lingga Alias Wello saat menemui Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak. foto:faradila/batampos
Bupati Lingga Alias Wello saat menemui Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak. foto:faradila/batampos

batampos.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak mengaku telah meminta jajaran pemerintah Provinsi Kepri untuk segera memasukkan anggaran tunda salur dalam APBD Perubahan. Namun, hingga saat ini, pembahasannya saja bahkan belum juga dimulai.

Permintaan Jumaga bukan tak beralasan. Anggaran tunda salur ini menjadi harapan bagi kabupaten/kota seiring besarnya dampak defisit bagi keuangan dan perencanaan pengeluaran daerah.

“Sebenarnya kuncinya di Pemprov. Semakin segera dibahas, maka semakin cepat dana itu disalurkan,” kata Jumaga.

Jika anggaran itu disahkan, maka anggaran tunda salur itu dapat langsung ditransfer ke rekening daerah. Melihat kondisi ini, Jumaga memprediksi tunda salur baru dapat disahkan pada bulan Oktober mendatang.

Sementara itu, Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan saat ini dana tunda salur yang masih dipegang Pemprov Kepri mencapai Rp 23 miliar. Jika dana tersebut dicairkan, Wello yakin Pemkab Lingga dapat sedikit bernafas lega.

“Jujur saja, banyak program yang tidak terlaksana akibat krisis ini. Setelah kami putar-putar, ternyata ada dana tunda salur yang masih di Pemprov,” kata Wello saat bertemu Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak diruangannya, Senin (25/7).

Maka dari itu, Ia berharap ketua DPRD dapat membantu menyelesaikan penyaluran anggaran tahunan 2015 yang tertunda itu. “Kami harap Pemprov dapat membantu kami. Masalahnya di mana, mungkin bisa kita sama-sama carikan solusinya,” kata Wello. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar