Jelang Eksekusi Mati, Ini Permintaan Terakhir Freddy Budiman

22284
Pesona Indonesia
Freddy Budiman (berkaus biru) saat dipindahkan ke Pulau Nusakambangan. Foto: dokumen JPNN
Freddy Budiman (berkaus biru) saat dipindahkan ke Pulau Nusakambangan.
Foto: dokumen JPNN

batampos.co.id – Seiring semakin dekatnya waktu eksekusi yang kemungkinan besar akan dilakukan Jumat malam (29/7), para terpidana mati sudah mulai bersiap-siap dan menuliskan wasiat.

Salah satunya gembong narkoba Freddy Budiman, yang berwasiat agar dikuburkan di Surabaya.

Namun, kendati telah siap dieksekusi, Freddy masih berupaya mengajukan grasi.

Kuasa Hukum Freddy Budiman, Untung Sunaryo, mengatakan pihaknya telah bertemu dengan Freddy beberapa waktu lalu. Keluarga besar Freddy juga telah berkomunikasi dengan terpidana yang sudah berulang kali mengedarkan narkotika tersebut.

”Keluarga sudah ngobrol panjang dengan Freddy,” jelasnya.

Dalam pembicaraan tersebut, Freddy dipastikan telah siap untuk dieksekusi. Dia telah melakukan tobat dan menyerahkan semuanya kepada Allah. Juga berpesan kepada keluarga agar dikuburkan di kampung halamannya di Surabaya.

Selain itu, Freddy juga memiliki pesan pada semua pihak yang selama ini telah disusahkannya. Seperti, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Budi Waseso, Jaksa Agung M. Prasetyo, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, dan Presiden Jokowi.

”Pesannya yang harus disampaikan itu, Freddy meminta maaf sebesar-besarnya,” pungkasnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar