Kempar RI Minta Bintan Terapkan Konsep Pariwisata Perbatasan, Bangun 100.000 Homestay di Pulau-Pulau

472
Pesona Indonesia
Staf Khusus Menpar RI Bidang Kebijakan Publik, Rian Nugroho (tengah) sedang menosialisasikan pembangunan sektor parwisisata perbatasan kepada Disparbud Bintan dan SKPD terkait di Bintan Hermes Agro Beach Resort, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (27/7). foto:harry/batampos
Staf Khusus Menpar RI Bidang Kebijakan Publik, Rian Nugroho (tengah) sedang menosialisasikan pembangunan sektor parwisisata perbatasan kepada Disparbud Bintan dan SKPD terkait di Bintan Hermes Agro Beach Resort, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (27/7). foto:harry/batampos

batampos.co.id – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI meminta kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan untuk menerapkan konsep pariwisata khusus daerah perbatasan. Dengan konsep ini dijamin Kabupaten Bintan akan menuai keuntungan besar. Sebab pulau-pulau yang berbatasan langsung dengan negara luar akan berkembang pesat serta menjadi sektor pariwisata baru di Indonesia.

“Kita tawarkan program pariwisata baru untuk Bintan. Program dengan konsep pariwisata perbatasan ini sangat serasi untuk wilayah Bintan yang berbatasan langsung dengan negara luar. Dijamin menghasilkan keuntungan besar,” ujar Staf Khusus Menpar RI Bidang Kebijakan Publik, Rian Nugroho pada acara sosialisasi pembangunan sektor parwisisata perbatasan, di Bintan Hermes Agro Beach Resort, Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Rabu (27/7).

Kabupaten Bintan memiliki 250an pulau-pulau yang terbentang luas di Laut Cina Selatan serta berbatasan dengan Singapura dan Malaysia. Pulau itu memiliki keindahan alam yang menajubkan baik pantai yang diselimuti pasir putih alami dan hutan mangrove yang lebat. Kondisi geografis yang dimiliki Kabupaten Bintan menjadi nilai keunggulan tersendiri dibandingkan daerah lainnya. Sehingga Pemerintah Pusat menjadikan daerah ini sebagai destinasi pariwisata terpilih Indonesia.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pariwisata Indonesia, lanjutnya, Kemenpar RI menawarkan agar Pemkab Bintan sudi menerapkan konsep pariwisata daerah perbatasan melalui pembangunan 100.000 homestay. Dengan pembangunan ini dipastikan sektor pariwisata Kabupaten Bintan akan menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia maupun dunia.

“100.000 homestay akan dibangun dalam bentuk perumahan yang elegan dan minimalis. Pastinya sangat menarik untuk dikunjungi wisatawan mancanegara maupun lokal,” katanya.

“Ini yang sedang kita upayakan di Bintan. Agar menjadi mesin peningkatan sektor pariwisata Indonesia kedepan,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Bintan, Luki Zaiman Prawira mengaku sangat senang dan apresiatif dengan tawaran yang diberikan oleh Kemenpar RI. Menurutnya, program pengembangan pariwisata melalui konsep pembangunan di daerah perbatasan ini akan menuai banyak manfaat baik untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD), rekrutmen tenaga kerja hingga kunjungan wisatawan.

“Program ini sangat menarik. Kita akan cari tau tentang mekanismenya. Jika memungkinkan akan kita usulkan dan secepatnya kita terapkan,” katanya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar