SMP dari Papua Belajar Pengelolaan Manajemen Pendidikan di Karimun

461
Pesona Indonesia
SMPN I Wamena Kabupaten Jayawiya Provinsi Papua mengunjungi ke SMPN I Binaan Tebing. foto:ist
SMPN I Wamena Kabupaten Jayawiya Provinsi Papua mengunjungi ke SMPN I Binaan Tebing. foto:ist

batampos.co.id – Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Binaan Tebing, lagi-lagi menjadi sekolah percontohan bagi SMP yang ada di Indonesia. Kali ini SMPN I Wamena Kabupaten Jayawiya Provinsi Papua mengunjungi ke SMPN I Binaan Tebing untuk belajar bagaimana mengelola manajemen sekolah di SMPN 2 Binaan Tebing.

”Saya ingin terapkan,sistem manajemen di sekolah saya nanti. Ketertarikan kita berkunjung ke SMPN 2 Binaan ini, setelah mendapatkan informasi track record di internet yang banyak dapat penghargaan di tingkat nasional,” kata Kepala Sekolah SMPN I Wamena, Yemima Kopeu, saat berkunjung ke SMPN 2 Binaan Tebing beberapa waktu lalu.

Yemima merasa kagum melihat SMPN 2 Binaan Tebing, dalam melakukan implementasi kurikulum 2013. Dan yang paling menjadi perhatian yaitu, bagaimana program pengembangan ekstrakurikuler dan pengembangan diri terhadap para pelajar bisa di laksanakan secara sukses. Sehingga, banyak anak didik sekolah tersebut berhasil mengukir prestasi ditingkat nasional beberapa waktu lalu.

”Kenapa kita berkunjung ke sini? Karena, Karimun berbatasan langsung dengan negara tetangga. Sehingga, dunia pendidikan sangat penting untuk mencetak generasi penerus nantinya. Nah, di sinilah kita banyak belajar ilmu pendidikan salah satunya di SMPN 2 Binaan Tebing,” ungkapnya.

Sementara Kepala sekolah SMPN 2 Binaan Tebing Raja Hernayati merasa bangga atas kunjungan sekolah dari ujung timur Indonesia ke sekolahnya. Mengingat, masih banyak sekolah SMP yang berkualitas di Kepri ini. Namun, SMPN I Wamena tetap menginginkan datang ke SMPN 2 Binaan Tebing.

”Alhamdulillah, sekolah kita dipilih untuk berbagi ilmu dan pengalaman tentang dunia pendidikan. Ini berarti menjadi suatu kebanggaan sendiri, bagi dunia pendidikan kita,” papar Hernayati, Rabu (27/7).

Rombongan SMPN I Wamena yang berjumlah 38 orang guru dan 2 orang dari Dinas Pendidikan Jayawiya, sebelumnya melakukan ramah tamah di gedung nasional yang dihadiri oleh Asisten Pemda Karimun, Dinas Pendidikan dan beberapa kepala sekolah SMP yang tergabung dalam MKKS ( Musyawarah Kerja Kepala Sekolah ) Rayon I Karimun.

Sebelum meninggalkan Karimun, para rombongan tersebut diajak jalan-jalan keliling Pulau Karimun. Mereka menggunakan pakaian adat khas dengan topi yang terbuat dari bulu burung cenderawasih. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar