Anambas masih Punya Dana Tunda Salur Rp 22,3 Miliar dari Pemprov Kepri

883
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Anambas masih memiliki dana tunda salur tahun 2015 dari Pemerintah Provinsi Kepriyang hingga kini belum disalurkan.

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kepulauan Riau Nomor 1771 Tahun 2016 Tanggal 4 Mei 2016 tentang jumlah penghitungan anggaran tunda salur bagi hasil pajak sebesar Rp 22.307.323.874,62.

Rinciannya bagi hasil dari Kendaraan Bermotor (PKB), sebesar Rp 835.535.805, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), sebesar Rp 669.478.508, Pajak Air Permukaan Rp 73.129.014, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB) Rp 3.898.920.370 ditambah pajak rokok dengan nilai Rp 983.452.617.

“Adapun anggaran tersebut mulai dari tahun 2014-2015, tahun 2014 masih ada yang kurang bayar, sedangkan tahun 2015 belum di salurkan. Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini Pemprov Kepri bisa menyalurkan anggaran tersebut secara keseluruhan,” Kata Galuh Ibrahim sebagai Kepala Bidang pendapatan Bagi Hasil di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kamis (28/7).

Kata Galuh, jika Pemprov Kepri bisa mengucurkan anggaran tersebut dalam waktu dekat, besar kemungkinan Anambas bisa menutup hutang kepada pihak ketiga. Jumlah hutang pemkab kepada pihak ketiga berjumlah sekitar Rp 30 miliar untu belanja rutunitas, seperti pengadaan ATK (Alat Tulis Kantor), belanja perjalan dinas yang tidak bisa dicairkan dan belanja pengadaan barang lainnya.

Terkait hal tersebut, pihaknya hingga kini belum mendapatkan informasi secara resmi dari Pemprov Kepri tentang akan dibayarkan anggaran itu, namun pihaknya sering mendengar dan membaca informasi melalui sejumlah surat kabar yang beredar baik itu cetak maupun secara online.

“Kabarnya seperti itu bang seperti ditulis media, tapi pemerintah daerah belum mendapatkan surat secara resmi. Surat Keputusan yang diterima kemarin hanya tentang jumlah anggaran yang bakal dibayarkan. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar