Ketua DPRD Kepri Pastikan DBH ke Daerah Disalurkan Lunas Tahun Ini

968
Pesona Indonesia
Jumaga Nadeak.
Jumaga Nadeak.

batampos.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Jumaga Nadeak memastikan Dana Bagi Hasil (DBH) ke daerah yang sempat tertunda bakal disalurkan tahun ini juga.

“Kami pastikan lunas ke kabupaten/kota di tahun ini,” ungkap Jumaga, Kamis (28/7).

Dari mana sumbernya? Jumaga menerangkan, dana tersebut dapat disalurkan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Hanya saja, permasalahan lainnya, sambung Jumaga, hingga kini belum ada pembahasan apa pun mengenai penyusunan APBD Perubahan.

Padahal, Jumaga menyebutkan, dalam rencana kerja DPRD Kepri, pembahasan dan pengesahan APBD Perubahan sudah dirampungkan di bulan delapan.

“Tinggal ditanyakan saja ke gubernur, kapan akan mengajukan APBD Perubahan ke DPRD Kepri,” kata politisi dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

Tak dipungkiri Jumaga, sebenarnya neraca keuangan Provinsi Kepri sedang tidak baik-baik amat. Apalagi kalau bukan terpaan defisit pendapatan yang terjadi dua tahun belakangan ini. Tapi tidak ada banyak pilihan. “Penyaluran dana ke daerah adalah kewajiban yang tidak bisa ditunda lagi. Tahun lalu, kendalanya uang untuk membayarkan belum tercukupi. Dan tunda salur dari pusat juga belum turun,” ungkap Jumaga.

Sebelumnya, Kepala Bapeda Kepri Naharuddin mengatakan bahwa saat ini Kepri memiliki kewajiban utang yang belum dibayar sebesar Rp 785 miliar. Kewajiban utang itu berasal dari bagi hasil penerimaan pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pajak-pajak lainnya. Dana tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2014-2016. Sedangkan untuk defisit anggaran, Pemprov Kepri akan melakukan rasionalisasi di setiap SKPD-SKPD yang ada. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar