Pemko Tanjungpinang Kembangkan Peternakan Sapi Potong

959
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang melalui Dinas Kelautan Perikanan Pertanian dan Energi (KP2KE) Kota Tanjungpinang tengah melakukan pengembangan peternakan sapi potong di Bukit Manuk, Senggarang. Tapi untuk memaksimalkan pengembangan peternakan, dibutuhkan lahan yang luas. Sebab, lahan tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi sapi saja, melainkan juga bagi pembibitan tanaman pakan.

“Lahan yang ada saat ini hanya 2 hektar saja, itu sangat terbatas. Karena itu kami mengajukan penambahan lahan seluas 10 hektar,” ujar Kepala Bidang Peternakan Dinas KP2KE Kota Tanjungpinang, Hamerudin, Kamis ( 28/7).

Usulan penambahan lahan 10 hektar itu, telah disampaikan kepada Wali Kota Tanjungpinang. Jika disetujui, maka pengembangan peternakan sapi potong dapat dilakukan secara bertahap.

Dijelaskan Hamerudin, peternakan sapi potong di Bukit Manuk telah berjalan selama 1,5 tahun. Dari sapi awal yang hanya berjumlah 20 ekor, saat ini telah melahirkan 10 ekor sapi. “Sapi-sapi yang diternakkan, berkembang dengan baik,” ujarnya.

Selain mengembangkan sapi potong, KP2KE juga tengah mengembangkan sapi perah. Saat ini sebanyak 6 ekor sapi perah telah diternak di lokasi sama. Peternakan sapi perah ini belum bertambah, tapi akan terus dikembangkan karena dimanfaatkan juga sebagai sarana edukasi bagi murid sekolah dan masyarakat.

Sementara Kepala Seksi Peternakan KP2KE Tanjungpinang Dwi Supanti, menambahkan, secara keseluruhan pilot projek peternakan sapi potong di Bukit Manuk ini cukup menggembirakan dengan hasil yang cukup memuaskan.

Selain itu, dikatakannya, Bukit Manuk juga merupakan lokasi tepat untuk pengembangbiakan sapi potong. Karena pakan ternak tumbuh subur di lahan tersebut.

Jika pengembangan ternak sapi potong berhasil, maka persediaan stok daging Kota Tanjungpinang di tahun-tahun mendatang akan tercukupi. Sehingga Kota Tanjungpinang tidak perlu mendatangkan sapi dari luar Provinsi Kepri lagi.

Dalam pengembangbiakan ternak sapi potong, pihaknya juga bekerja sama dengan peternak sapi lokal Rumah Tangga Peternak (RPT). (lra/bpos)

Respon Anda?

komentar