Pengacara: Sebelum Dieksekusi, Freddy Budiman Sudah Taubat Nasuha

1229
Pesona Indonesia
Freddy Budiman  saat sidang PK. Busana yang sama ia kenakan saat dieksekusi mati pada Jumat (29/7/2016) pukul 00.45 dini hari WIB. Foto: Radar Banyumas/JPG
Freddy Budiman saat sidang PK. Busana yang sama ia kenakan saat dieksekusi mati pada Jumat (29/7/2016) pukul 00.45 dini hari WIB. Foto: Radar Banyumas/JPG

batampos.co.id – Jelang menghadapi regu tembak di Nusakambangan, Jateng, Jumat (29/7) dini hari tadi, gembong narkoba Freddy Budiman terlihat tenang.

Ketabahan Freddy tersebut diceritakan pangacaranya, Untung Sunaryo, usai mengunjungi kliennya di isolasi khusus lapas Batu.

Menurut Untung, Freddy sudah menyatakan taubatan nasuha dan meminta dirinya dimakamkan di Surabaya.

Kepada Untung, Freddy juga menitipkan surat pengajuan grasi pada Presiden Joko Widodo yang dia tulis tangan.

“Dimakamkan di Surabaya, kampung halamannya. Dia kan arek Suroboyo,” ujar Untung, seperti diberitakan Radar Banyumas (Jawa Pos Group).

Dari 14 terpidana mati jilid III, baru empat yang dieksekusi Jumat (29/7) dinihari tadi.

Selain Freddy, ada nama Seck Osmane, Michael Titus, dan Humprey alias Doktor asal Nigeria yang turut dieksekusi. (ziz/ali/din/jpnn)

Respon Anda?

komentar