Bonus Melimpah Menanti Tim Bulutangkis Jika Meraih Medali di Olimpiade

347
Pesona Indonesia

olimpiade-rio2

batampos.co.id – Sebelum atlet bulutangkis Indonesia berjuang di Olimpiade Rio de Janeiro 2016, pengurus pusat PBSI memberikan suntikan motivasi.

PBSI berjanji akan memberikan bonus tambahan untuk para atlet, pelatih, dan ofisial akan mengucur jika bisa membawa pulang medali.

Untuk peraih medali emas, PBSI akan menggelontorkan bonus Rp 1 miliar, lalu perak akan mendapatkan Rp 500 juta, sedangkan perunggu memeroleh Rp 250 juta. Jumlah tersebut sama dengan bonus yang diberikan pemerintah buat peraih medali pada Olimpiade London 2012.

Di Olimpiade London empat tahun lalu, tidak ada satupun atlet bulu tangkis Indonesia yang sanggup membawa pulang medali. Kondisi itu menyedihkan. Sebab, sejak Olimpiade Barcelona 1992 sampai Beijing 2008, Indonesia selalu sanggup mendulang emas dari bulu tangkis.

Gelontoran bonus itu akan melengkapi apa yang sudah dijanjikan pemerintah kepada para medali. Sebelumnya, Kemenpora mewakili pemerintah sudah menyiapkan Rp 5 miliar untuk peraih emas, Rp 2 M untuk perak dan Rp 1 M buat peraih perunggu.

Ketua Umum PP PBSI, Gita Wirjawan, menjelaskan bahwa apresiasi itu layak diberikan timnya.

“Para juara akan diberi bonus, begitu pula pelatih dan tim support yang telah mendukung atlet. Ini adalah bentuk penghargaan kami atas kerja keras mereka,” sebut Gita, kepada Jawa Pos kemarin (29/7).

PP PBSI juga telah menyiapkan bonus spesial tambahan lainnya. Sesuai tradisi sejak kepengurusan Gita, setiap milestone yang ditetapkan, atlet dan pelatih akan mendapatkan bonus kalau bisa mendapatkan sebuah gelar.

Khusus di Olimpiade ini, bonus utama dari PP PBSI itu untuk per orang yang meraih medali. Lalu bonus tambahan yakni untuk pebulu tangkis tunggal akan mendapat bonus Rp. 100 juta (per orang). Sedangkan sektor ganda akan mendapatkan Rp.75 juta per orang.

Mohammad Ahsan belum lama ini menilai bonus dan perhatian pemerintah dan PBSI dirasa cukup nyata.

”Itu membuat kami semakin terpacu untuk berprestasi, tetapi fokus kami bukan bonus dulu,” terangnya.

Ahsan mengatakan dengan tampil maksimal dan berprestasi, maka bonus akan mengikuti dengan sendirinya. (nap/jpnn)

Respon Anda?

komentar