Cuaca Buruk di Pekan Baru, Pesawat Terpaksa Mendarat Di Batam

349
Pesona Indonesia
Pesawat Garuda Indonesia di Changi Airport Singapore. Foto: aldo bidini/planespotter.net
Pesawat Garuda Indonesia. Foto: aldo bidini/planespotter.net

batampos.co.id – Cuaca buruk melanda Pekanbaru dan sekitarnya. Akibat hal ini, Pesawat Garuda Indonesia GA-170 dari Jakarta tujuan Pekanbaru harus mengalihkan pendaratan di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Jumat (29/7) lalu.

“Divert di Batam pukul 08.35,” kata Kabag Umum Bandara Internasional Hang Nadim Batam, Suwarso pada Batam Pos, kemarin.

Ia mengatakan saat ini pesawat berpenumpang 121 orang tersebut, sudah terbang kembali menuju ke Pekanbaru. “Pukul 09.20 tadi saat mendapat informasi cuaca membaik, langsung berangkat,” ujarnya.

Suwarso menjelaskan bahwa sebelum mendarat di Batam. Pesawat jenis Boeing 737-800ng tersebut berputar-putar cukup lama diatas Pekanbaru. Tapi ternyata sudah beberapa lama, cuaca tak kunjung membaik. Sehingga pilot pesawat garuda tersebut memutuskan untuk mendarat di Batam.

“Mereka tak lama, sebab para penumpang hanya ada didalam pesawat saja,” ucapnya.

Dari informasi yang didapatnya, Suwarso mengatakan bahwa jarak pandang di Pekanbaru saat cuaca buruk tersebut hanya 500 meter saja. “Hanya satu penerbangan saja divert di Batam, akibat cuaca buruk di Pekanbaru,” ujarnya.

Sementara itu penerbangan dari Batam menuju ke Pekanbaru, menurut Suwarso tak ada ganngguan yang berarti. “Penerbangan disini aman dan baik-baik saja,” pungkasnya. (ska)

Respon Anda?

komentar