Pospeda, Lomba Olahraga dan Seni ala Pesantren

1168
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Untuk meningkatkan daya saing santri di bidang non akademik, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau menggelar Pekan Olahraga dan Seni Antar Pondok Pesantren Daerah (Pospeda) 2016. Kegiatan ini merupakan sarana unjuk kebolehan santri-santri dari seluruh pondok pesantren yang ada di Provinsi Kepri.

Kepala Kanwil Kemenag Kepri, Marwin Jamal menerangkan, tidak ada sekat yang membatasi pelajar baik itu yang menempuh pendidikan di sekolah umum atau yang mukim di pondok pesantren untuk berprestasi di kancah non akademik. “Siapa yang mau berlatih dengan tekun dan bersungguh-sungguh, pasti bisa berprestasi,” kata Marwin, kemarin.

Calon-calon atlet bisa lahir dari tempat mana pun. Marwin mempercayai hal itu. Karena itu, kepada seluruh pengelola pondok pesantren, Marwin mengharapkan agar santri-santri juga diberi ruang serta fasilitas untuk berekspresi.

“Santri harus lebih dari sekedar bisa membaca doa dan menghafal ayat. Tunjukkan anak pondok juga bisa berolah raga, tunjukkan bahwa madrasah dan pondok pesantren lebih baik,” ujarnya.

Melalui ajang ini Kanwil Kemenag Kepri juga berniat untuk memberikan penghargaan dan apresiasi kepada pondok pesantren. “Yang terbaik di sini bakal mewakili Kepri di tingkat nasional yang akan berlangsung pada Oktober mendatang di Banten. Berkompetisilah dengan jujur dan sehat,” kata Marwin.

Sementara itu, dalam laporannya, Kasi Pondok Pesantren Kanwil Kemenag Kepri Muhammad Yunus mengatakan kegiatan akan berlangsung selama tiga hari ke depan. Diikuti 80 santri sebagai peserta dari seluruh Provinsi Kepulauan Riau. “Semoga tahun depan bisa lebih ramai,” kata Yunus.

Cabang yang dipertandingkan antara lain atletik, silat, futsal, takraw, tenis meja, dan bulu tangkis. Dari cabang seni antara lain kaligrafi, seni lukis islami, fotografi islami, pidato tiga bahasa, dan lain sebagainya, ujarnya. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar