Bupati Karimun Wawancarai Calon Kepala SKPD

1429
Pesona Indonesia
Bupati Karimun, Aunur Rafiq. foto:tri haryono/batampos
Bupati Karimun, Aunur Rafiq. foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – Isu banyaknya pejabat eselon II yang akan hijrah ke Pemerintahan Provinsi Kepri, tidak dikhawatirkan oleh Bupati Karimun Aunur Rafiq. Pasalnya, di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Karimun masih cukup tersedia pejabat eselon III yang siap naik menempati posisi eselon II.

“Kita banyak kok stok eselon III yang sudah bisa menapaki eselon II. Jadi, tak perlu khawatir jika memang ada pejabat eselon II yang sekarang mengajukan pindah ke Provinsi Kepri,” tegas Aunur Rafiq menjawab wartawan, Jumat (29/7) kemarin.

Makanya, lanjut Rafiq, saat tes wawancara ditekankan pada komitmen masing-masing jika diberi kepercayaan untuk menduduki suatu posisi. Atau memang adakah keinginan untuk mutasi.

“Apapun alasan yang mereka berikan, menjadi pertimbangan bagi kita. Dan pada saatnya kita buat keputusan,” tegas Bupati seraya menambahkan saat ini belum ada yang mengajukan pindah ke provinsi.

Masing-masing kepala dinas yang mengikuti asesmen bidang diberikan tiga pilihan. Pilihan diberikan untuk mengetahui posisi mana yang pas untuk ditempati pejabat dimaksud. “Makanya, hasil rangkaian asesmen akan dikirim ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN),” beber Rafiq.

Diketahui sebanyak 27 pejabat eselon II sudah mengikuti serangkaian asesmen bidang kompetensi untuk menduduki jabatan pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Karimun. Setelah menjalani psikotest, 27 pejabat kembali dilakukan wawancara atau inteview oleh Bupati Aunur Rafiq, Kamis (28/7) malam. Interview yang berlangsung di kediaman dinas bupati, dimulai pukul 20.00 hingga pukul 02.00 dini hari. Panjangnya tes wawancara, karena pejabat eselon II dipanggil satu persatu. Di awali dari Asisten I Samsuardi.

Di lingkup Pemerintah Kabupaten Karimun terdapat enam posisi eselon II yang kosong karena pejabatnya sudah memasuki masa pensiun. “Untuk mengisi kekosongan ini, kita doakan agar hasil asesmen bidang berjalan lancar. Kita tentunya menginginkan pejabat eselon II benar-benar memiliki skill dalam menajalankan tugasnya,” tutup Rafiq seraya menyebutkan kita perkirakan reshuffle paling cepat berlangsung awal Oktober. (enl/bpos)

Respon Anda?

komentar