Dituding Nunggak UWTO, Kemenag Membantah

545
Pesona Indonesia
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkifli Aka. Foto> Suprizal Tanjung/batampos
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Batam Zulkifli Aka. Foto> Suprizal Tanjung/batampos

batampos.co.id – Berdasarkan data yang dirilis oleh Badan Pengusahaan Batam (BP), dari 104 penunggak Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) yang akan dipanggil, diantaranya adalah Kantor Agama Batam, sebagai institusi pemerintahan.

Namun, pihak Kemenang membantah menunggak UWTO.  “Tidak benar itu (nunggak), kami kan pemerintahan, jadi bebas dari UWTO,” ujar Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Batam, Zulkifli saat dihubungi, Sabtu (30/7/2016).

Menurutnya yang menunggak pembayaran UWTO adalah wisma haji atau Pusat Informasi Haji (PIH) Batam, bukan kantor Kemenag Batam.

Kantor yang berada di Jalan Masjid Baiturrahman, Sei Harapan ini, lanjutnya tidak pernah mendapat surat tagihan dari BP Batam terkait pembayaran UWTO.

Awalnya Kantor Kemenag Batam berada di Jalan Ir Sutami, Sekupang. Namun pada tahun 2005 kantor pindah ke alamat yang sekarang ini yakni di Jalan Masjid Baiturrahman, Sekupang.

Lanjutnya, bangunan bercat hijau tersebut, dibangun oleh pemerintah di atas tanah hibah.

“Sampai sekarang kami tidak pernah terima tagihan,” ujar pria kelahiran Aceh ini.

Sebelumnya, Badan Pengusahaan (BP) Batam akan memanggil 104 penunggak Uang Wajib Tahunan Otorita (UWTO) Batam mulai Senin (1/8/2016) hingga Rabu (3/8/2016). Total nilai tunggakan UWTO ini kabarnya mencapai Rp 300 miliar.

Di antara 104 penunggak itu, ada delapan perusahaan perseroan terbatas, satu yayasan, satu persekutuan komanditer. Sisanya adalah pribadi. (cr17)

Respon Anda?

komentar