Bappeda: Revisi RPJMD Kepri Rampung

439
Pesona Indonesia
Kepala Bappeda Kepri, Naharuddin. foto:dok
Kepala Bappeda Kepri, Naharuddin. foto:dok

batampos.co.id – Pemerintah Provinsi Kepri sudah menyelesaikan revisi Ranperda Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Kepri 2016-2021, sesuai dengan pandangan umum fraksi-fraksi di DPRD Provinsi Kepri. Bahkan draf perbaikan sudah diserahkan ke DPRD Provinsi Kepri.

“Perbaikan sudah selesai kami lakukan. Dan hasil perbaikannya sudah disampaikan kepada Bapak Gubernur dan sudah ditandatangani, Kamis (29/7) lalu,” ujar Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kepri, Naharudin menjawab pertanyaan Batam Pos (group batampos.co.id), Minggu (31/7).

Diakuinya, pihaknya memang butuh waktu untuk memperbaiki susunan RPJMD tersebut. Apalagi mengingat banyaknya masukan-masukan dari masing-masing fraksi yang ada di DPRD Kepri. Ditegaskannya, pembaharuan RPJMD sudah memuat semua masukan dari setiap fraksi di lembaga perwakilan rakyat.

“Kami akui, memang butuh waktu untuk memperbaiki susunan RPJMD. Tentu, harus dilakukan secara teliti. Hasil ini, segera kami serahkan kepada DPRD Kepri,” tutup Nahar.

Ditambahkan Nahar, waktu pengesahan RPJMD Kepri memang semakin sempit. Karena sesuai aturan harus disahkan, enam bulan setelah pelantikan kepala daerah terpilih. Artinya, RPJMD tersebut harus disahkan paling lama pada 12 Agustus mendatang. Ia optimis, pengesahannya bisa dikejar sebelum tanggal tersebut.

“Karena ada ketentuan yang mengatur, apabila terjadi keterlambatan pengesahan juga akan ada konsekuensi administrasinya,” papar Nahar.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kepri, Rudy Chua punya penilaian tersendiri terkait molornya pengesahan RPJMD Kepri. Ia melihat adanya koordinasi dan komunikasi yang tersumbat. Bagi Gubernur dengan Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Kepri. Maupun Gubernur dengan DPRD Provinsi Kepri.

“Sekarang masih terjadi perdebatan di internal DPRD Kepri, terkait penerimaan perbaikan tersebut. Banmus DPRD Kepri sudah menjadwalkan paripurna kembali pada Kamis, 4 Agustus mendatang. Akan tetapi sebelum itu, Selasa (2/8) akan ada rampim untuk menyamakan persepsi terkait persoalan ini,” jelas politisi usungan Partai Hanura tersebut.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar