Disperindag Lingga Dapat Hibah Beras dan Gula dari KPPBC Batam

502
Pesona Indonesia
Pekerja mengangkut gula ke dalam gudang di Setejam dari truk pengangkut, Minggu (31/7) pagi. foto:Wijaya Satria/Batampos
Pekerja mengangkut gula ke dalam gudang di Setejam dari truk pengangkut, Minggu (31/7) pagi. foto:Wijaya Satria/Batampos

batampos.co.id – Kabupaten Lingga melalui Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi kembali mendapat bantuan hibah beras dan gula dari dari KPPBC Batam. Sebelumnya, Disperindag Lingga juga mendapat hibah beras dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kepri belum lama ini.

Menurut Kepala Seksi Perdagangan Dinas Perdagangan Perindustrian dan Koperasi Kabupaten Lingga, Razwin Abdullah, saat ini bantuan hibah beras dan gula sudah sampai ke Dabo Singkep. Namun prosesi serah terima belum dilaksanakan dan masih menunggu kelanjutan dari Bea dan Cukai Batam.

“Beras dan gula sudah sampai ke Dabo Singkep menggunakan dua truk beras dan satu truk gula. Jumlah pasti tonase belum dapat masih dihitung,” ujar Razwin ketika memantau pengangkutan barang hibah tersebut ke dalam gudang di Setajam, Minggu (31/7) pagi.

Dari informasi yang didapat Batam Pos (group batampos.co.id), jumlah tonase beras hibah tersebut sebanyak dua ton. Sedangkan gula hibah tersebut berukuran satu ton.

Razwin menambahkan, untuk kualitas beras tergolong baik dan masih layak untuk dikonsumsi dengan persentasi 80 persen. Sedangkan gula terlihat sedikit basah pada karung, namun kondisi masih layak untuk dikonsumsi.

Setelah sampai, beras dan gula ini dikemas kembali sembako hasil hibah tersebut untuk segera didistribusikan ke seluruh masyarakat di sembilan kecamatan se-Kabupaten Lingga.

“Nanti kami kemas kembali, beras dengan ukuran kantong lima kilogram dan gula berukuran kantong dua kilogram,” ujar Razwin.

Menurut perhitungan awal Razwin, seluruh paket yang nantinya akan didapat berjumlah 4 ribu paket sembako terdiri dari beras dan gula. Namun jumlah ini masih perhitungan awal saja karena, aku Razwin, Wakil Bupati Lingga menyarankan untuk mengadakan bazar dari paket sembako tersebut.

Dengan ukuran itu, masyarakat hanya dikenakan biaya Rp 35 Ribu sebagai ganti biaya transportasi, upah angkut dan pendistribusian ke seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Lingga. Masyarakat hanya menunggu di rumah mereka masing-masing.

Ditempat terpisah, Kepala KPPBC Pratama Dabo Singkep, Tony Leonard mengaku senang jika Kabupaten Lingga kembali mendapat hibah dari Bea dan Cukai. Dia berharap hibah ini dapat membantu masyarakat yang memang membutuhkan.

“Semoga bantuan hibah ini dapat meringankan masyarakat Kabupaten Lingga yang memang membutuhkan,” ujar Tony kepada Batam Pos. (wsa/bpos)

Respon Anda?

komentar