Dor! Anak Punk Spesialis Curanmor Ini Ditembak Saat Berusaha Melarikan Diri

524
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Anggota Polsek Bengkong, terpaksa melepaskan tembakan ke arah kaki kanan Rendi, spesialis pencurian sepeda motor di wilayah Bengkong.

Remaja 20 tahun itu mencoba kabur saat hendak menunjukkan tempat penyimpanan sepeda motor hasil curiannya.

Selain mencuri belasan motor, anak punk tersebut juga sangat meresahkan masyarakat. Selain Rendi, polisi juga mengamankan dua orang lain yang merupakan rekan satu profesi pelaku di ruko kosong dekat Hotel Sentosa. Mereka diciduk saat nongkrong bersama.

“Ada beberapa laporan yang diduga dia sebagai pelakunya,” kata Kapolsek Bengkong, AKP Hendrianto, Minggu (31/7).

Saat ditangkap, tiga remaja berpenampilan preman itu digelandang ke Polsek Bengkong. Saat diinterogasi, mereka pun mengakui perbuatannya. Namun saat polisi meminta untuk menunjukkan tempat mereka menyimpan sepeda motor hasil curiannya, Randi melarikan diri.

Polisi mencoba menangkapnya. Tembakan peringatan diacuhkan hingga akhirnya polisi terpaksa menembak ke betis Randi. Ia seketika tersungkur dan mengerang kesakitan.

Informasi yang diperoleh dari kepolisian, sepeda motor hasil curian yang dilakukan tiga kawanan ini, dijual ke pulau-pulau kecil yang masuk dalam wilayah Kepri. “Kita baru mendapatkan dua unit sepeda motor hasil curiannya. Masih dikembangkan,” kata Hendrianto.

Dari pengakuan para tersangka, mereka tidak hanya pelaku curanmor. Anak punk ini juga kerap memalak dan mencuri tas, hape, serta leptop pengunjung di Taman Boelevard, Jodoh.

Kini atas perbuatannya, Randi cs dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun pejara. “Tersangka Rendi ini baru enam bulan keluar penjara. Sebelumnya, ia ditangkap Polsek Batuaji dan divonis enam bulan,” pungkasnya. (rng)

Respon Anda?

komentar