Dulur Salembur Tanam Ribuan Bibit Pohon di Sungai Pulai

716
Pesona Indonesia
ilustrasi
ilustrasi

batampos.co.id – Keluarga Besar Dulur Salembur Tanjungpinang menggelar penanaman ribuan bibit pohon di Kawasan Sungai Pulai, Tanjungpinang, Minggu (31/7) pagi. Kegiatan ini dialakukan sebagai bentuk kepedulian paguyuban sunda terhadap kondisi hutan lindung di perbatasan yang semakin parah akibat maraknya pembangunan pemukiman.

Acara bakti sosial (baksos) ini juga dihadiri Ketua Umum (Ketum) Dulur Salembur Tanjungpinang, Arga Permadi, Anggota Komisi III DPRD Kepri, Asep Nurdin, perwakilan BP Das Kepri, Sumiati dan Masir, Viking Bintan Island (VBI) dan perwakilan PDAM Tirta Kepri.

Ketua Umum (Ketum) Dulur Salembur Tanjungpinang, Arga Permadi mengatakan kondisi kawasan hutan lindung yang berlokasi diantara Tanjungpinang-Bintan banyak yang rusak parah. Itu bisa menyebabkan datangnya sebuah bencana ataupun musibah seperti abrasi, banjir dan lainnya. Maka untuk mengantisipasinya, penanaman bibit pohon harus dilakukan dari hilir hingga hulu sungai di hutan tersebut.

“Hutan sangat bermanfaat besar bagi manusia. Maka dari itu kami ingin menjaga dan melestarikannya. Agar anak cucu kami bisa merasakannya juga,” ujarnya.

Arga juga mengajak warga untuk ikut serta mensukseskan gerakan cinta alam melalui penanaman bibit pohon serta pengawasan bersama.

“Jika mendapati adanya aktivitas illegal loging bisa menghubungi kita. Bisa juga melaporkan hal itu ke kantor sekretariat di Jalan Dr Sutomo Nomor 13, Tanjungpinang,” katanya.

Anggota Komisi III DPRD Kepri, Asep Nurdin yang juga menjabat sebagai penasehat paguyuban ini mengatakan alam merupakan tempat tinggalnya seluruh umat manusia. Jika dirusak, manusia itu sendiri yang akan merasakan akibatnya.

“Penanaman bibit pohon itu merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga agar alam tetap lestari. Kalau bukan kita yang jaga siapa lagi,” sebutnya.

Kasi Evaluasi BP Das Kepri Masir menjelaskan, bahwa saat ini pihaknya sedang gencar mempromosikan program rajin menanam tumbuhan di perkarangan rumah kepada masyarakat. Karena dengan melakukan penanaman tumbuham kondisi alam akan stabil baik dari segi udara maupun mampu menangkal pancaran sinar matahari secara langsung akibat menipisnya lapisan ozon.

“Hingga akhir tahun 2016 ini ia menargetkan ada lebih dari 50 jenis pohon yang ditanam di kawasan hutan lindung ini,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar