Kondisi Keuangan Daerah Anambas Membaik, Tapi Ekonomi Masih Lesu

860
Pesona Indonesia
Tarempa, Anambas.
Tarempa, Anambas.

batampos.co.id – Kondisi keuangan di Kabupaten Kepulauan Anambas susah mulai membaik. Meski tahun sebelumnya sempat menanggung hutang hingga ratusan miliar, kini tinggal sekitar Rp 30 miliar saja.

Pada tahun-tahun sebelumnya juga sering dikabarkan ada keterlambatan trnasfer dana pusat, kini hal tersebut tidak lagi. Hal ini terbukti pada semester pertama tahun 2016 ini pemerintah pusat sudah menggelontorkan uang sebesar kurang lebih Rp 536 miliar.

Artinya pada smester pertama ini sudah 62,99 persen dana pusat sudah ditransfer ke daerah. Belum diketahui secara pasti apa penyebab ekonomi masyarakat menjadi lesu padahal peredaran uang di Anambas sudah tergolong tinggi.

“DAK kita sudah turun sekitar 30 persen, DBH sudah 89 persen dan DAU sudah sekitar 58 persen,” ungkap Kepala Bidang Pendapatan Daerah Dinas Pendapatan Daerah kabupaten Kepulauan Anambas Galuh Ibrahim, kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Diketahui dari penyerapan anggaran sendiri juga sudah terlihat lebih baik. Pasalnya selama semester pertama ini sudah melebihi target. Salah satunya yakni realisasi penyerapan anggaran.

“Pada semester pertama ini realisasi penyerapan anggaran sudah mencapai 42,44 persen dari 36 persen yang ditargetkan atau sekitar Rp 414 miliar,” ungkap Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Azwandi, Jumat (29/7) lalu.

Namun demikian dirinya belum dapat menjelaskan realisasi fisik pekerjaan karena laporan itu masih berada di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Lantaran SKPD belum menyampaikan laporan itu kepadanya. “Untuk realisasi fisik belum bisa kita sampaikan karena belum sampai kemeja saya,” ungkapnya lagi.

Lanjutnya, pihaknya sudah beberapa kali menyurati SKPD agar menyampaikan laporan realisasi fisik pekerjaan namun hingga kini belum sampai. Padahal katanya, laporan itu harus disampaikan selambat-lambatnya pada tanggl 10 bulan berikutnya. (sya/bpos)

Respon Anda?

komentar