Orangtua Angkat Al Kabur Pindah Rumah

362
Pesona Indonesia
Bunga, 12, korban penganiayaan oleh ibu tirinya menunjukkan bekas penganiayaan kepada polisi di Mapolresta Barelang, Selasa (26/7/2016). Foto: eggi/batampos.co.id
Al, 9 tahun, korban penganiayaan oleh ibu tirinya menunjukkan bekas penganiayaan kepada polisi di Mapolresta Barelang, Selasa (26/7/2016). Foto: eggi/batampos.co.id

batampos.co.id – Keluarga Sp dan Yt orangtua angkat Al di perumahan Griya Batuaji Asri sudah tak kelihatan lagi. Rumah mereka tampak kosong saat didatangi wartawan siang kemarin.

Tetangga sekitar mengaku tak tahu keberadaan orangtua angkat Al itu. “Sudah tiga hari ini mereka tak ada. Nggak ada yang tahu kemana mereka,” ujar seorang wanita tetangga orangtua angkat Al.

baca juga: Al Pernah 2 Hari Tak Dikasih Makan

Meskipun tak tahu keberadaan orangtua angkat Al itu, warga sekitar yakin bahwa, Sp dan Yt orangtua angkat Al telah kabur untuk menghindari laporan kasus penganiayaan itu. “Tak biasanya mereka tinggalkan rumah kosong seperti ini,” ujar wanita itu lagi.

Kepada wartawan, beberapa tetangga sekitarnya mengakui memang laporan kasus penganiayaan terhadap Al itu memang benar adanya. Sebab selama mereka mendengar dan melihat langsung bahwa Al kerap dipukul hingga menangis tersedu-sedu. Bahkan Al juga sering disekap di dalam rumah. “Anak itu jarang dibiarkan bermain. Di dalam rumah saja. Seperti disekap setiap hari,” ujar tetangga itu lagi.

Kejadian yang menimpa Al itu diakui warga sekitar memang sudah lama terjadi sejak Al datang dan tinggal bersama keluarga Sp dan Yt itu. “Sudah dua tahunan anak itu bersama mereka. Sejak awal datang sudah dikekang anak itu,” kata warga.

Warga selama ini masih bisa maklumi sebab bisa saja karena Al bandel atau berulah sebagai anak yang belum mengerti apa-apa. Namun belakangan melihat dan mendengar langsung atas apa yang dialami Al, baru warga bersuara. “Mulanya ada yang share ke media sosial dan ternyata langsung direspon baik oleh polisi dan KPPAD sehingga kasus ini mencuat dan Yp diamankan oleh KPPAD,” papar warga yang tak mau namanya disebutkan itu.

Al sendiri merupakan anak angkat dari keluarga Sp dan Yt. Keluarga Sp dan Yt mendapat Al dari ayah tiri Al di Jakarta. Sebelumnya Al tinggal bersama ibu kandung dan ayah tirinya di Jakarta. Namun entah kenapa ayah tiri Al menyerahkan Al ke keluarga Sp dan Yt.

Prosedur pengangkat Al sebagai anak angkat disinyalir tidak sesuai prosedur sebab sampai saat ini keluarga angkat Al belum bisa menunjukan dokumen adopsi yang sah, sehingga pengangakatan Al sebagai anak angkat ini terindikasi masuk kasus perdagangan manusia (trafficking). (eja)

Respon Anda?

komentar