Pasar Soak Bato Direvitalisasi, Harus Selesai 150 Hari Kerja

645
Pesona Indonesia
Pasar Soak Bato. Foto: Internet
Pasar Soak Bato, Palembang. Foto: ist

batampos.co.id – Sebanyak 200-an pedagang di Pasar Soak Bato direlokasi dari bangunan pasar yang lama ke tempat yang tidak begitu jauh.

Penertiban yang dilakukan sekitar pukul 09.00 WIB oleh puluhan anggota Pol-PP tersebut diterima pedagang dengan pasrah.

Sebelumnya, Pemkot dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait pun sudah sering melakukan sosialisasi dengan mendatangi langsung pedagang.

“Kami terima saja, karena katanya ini untuk dibagusi,” ujar Amir (45), salah-seorang penjual sayuran di pasar tersebut seperti diberitakan Sumatera Ekspress (Jawa Pos Group) hari ini (1/8).

Dirinya mengaku sudah lama berjualan disana dan berharap tempat mendapatkan tempat berjualan di gedung pasar yang baru. “Saya sudah puluhan tahun berjualan disini. Saya yakin tetap mendapatkan tempat jualan jika sudah direvitalisasi,” lanjutnya.

Pedagang lainnya, Ina yang berjualan pakaian mengaku sudah sering mendapatkan pemberitahuan rencana revitalisasi tersebut. Terakhir, kata dia, dirinya diberitahu kalau pembongkaran pasar dilakukan hari ini (kemarin, 1/8, red). “Kami sudah pindah sebelum Pol PP membongkar tempat jualan kami,” sambungnya.

Ina mengaku, dirinya terpaksa menurut aturan. “Mau tidak mau harus pindah. Mau bagaimana lagi,” sambungnya seraya berharap pembangunan pasar cepat diselesaikan.

Sementara itu, Kasat Pol-PP Palembang, Tatang Duka Direja melalui Kasi Kerjasama Budi Norman mengatakan, pihaknya sudah melakukan penertiban terhadap para pedagang yang berjualan di kawasan Soak Bato yang menggelar dagangannya diatas parit dan badan jalan. “Hari ini (kemarin, 1/8, red) kita lakukan penertiban lagi, yakni pembongkaran bangunan pasar yang akan direvitalisasi,” katanya.

Ditegaskannya, tidak ada unsur kekerasan dan penertiban pun berlangsung tertib. “Pedagang juga sudah tahu,” imbuhnya.

Ditambahkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Palembang, Dewi Isnaini mengatakan, Pasar Soak Bato bakal dipasar pagar seng dan selanjutnya dikerjakan pembangunannya oleh PT Detail Multi Konstruksi. “Kita sudah anggarkan dana lebih kurang Rp9,35 miliar dari APBN,” terangnya.

Untuk pembangunannya ditargetkan selesai dalam waktu 150 hari kerja sesuai dengan hitungan kalender. “Kita usahakan secepatnya dimulai,” terangnya lagi seraya menyebut, saat ini lokasi revitalisasi pasar tersebut sudah steril dari para pedagang. “Dengan demikian kontraktor bisa leluasa memulai pekerjaan,” sambungnya.

Lebih lanjut dikatakan, pihaknya sudah melakukan pendataan dan ada sekitar 200 pedagang yang direlokasi sementara. “Mereka tetap akan mendapatkan tempat berjualan di Pasar Soak Bato,” terangnya.

Hanya saja untuk memudahkan pendataan, Dewi mengimbau kepada semua pedagang yang berjualan disana untuk melengkapi syarat administrasi. Seperti data dan foto los atau kios, KTP, serta KK. “Datanya langsung diserahkan ke PD Pasar,” imbuhnya. Sementara nantinya untuk penentuan kios ditempat yang baru akan diundi secara adil.

Nantinya, Pasar Soak Bato ini dibangun dengan tampilan yang lebih bagus dan modern dengan standar nasional. Pasar yang baru nanti dilengkapi fasilitas umum seperti toilet, musala, area parkir dan lainnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar