Warga Keluhkan Minimnya Lampu Penerangan Jalan

616
Pesona Indonesia
Jalan yang belum dilengkapi penerangan. foto:eggy idriansyah
Jalan yang belum dilengkapi penerangan. foto:eggy idriansyah

batampos.co.id Warga mengeluh dengan minimnya lampu penerangan sepanjang Jalur masuk menuju Perumahan Quin Shoutlink, Perumahan GPI Anggrek dan GPI Bugenvile.

Minimnya lampu penerangan jalan ini membuat warga dihantui rasa ketakutan karena tak jarang atas minimnya penerangan jalan ini menjadi kesempatan para pelaku kriminalitas untuk melancarkan aksinya.

Salah seorang warga GPI Bugenvile, Eko mengungkapkan jika warga di tiga perumahan tersebut telah menunggu selama enam tahun untuk meminta pemasangan lampu penerangan jalan.

“Sudah enam tahun saya tinggal di sini, sejak awal memang belum ada sampai sekarang. Katanya kemarin sudah mau di pasang, tapi ditunggu-tunggu sampai saat ini belum juga di pasang,” ungkapnya, Senin (1/8).

Sementara di tempat terpisah, Rian yang merupakan warga perumahan GPI Anggrek mengatakan jika tempat tersebut pernah menjadi tempat pembuangan mayat lantaran kondisi jalan yang gelap.

“Karena kondisi gelap, warga jadi takut untuk keluar malam. Selain itu, dulu juga pernah lokasi ini menjadi pembuangan mayat,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan batampos.co.id, jalanan menuju perumahan tersebut bukan hanya gelap karena minimnya penerangan lampu jalan. Kondisi jalan yang rusak apabila turun hujan jalan akan menjadi licin dan jika panas akan berdebu.

“Banyak juga warga disini yang jatuh karena jalanan yang licin apabila telah turun hujan dan berdebu jika sudah panas,” tambahnya.

Rian dan warga lainnya berharap kepada pemerintah Kota Batam bisa sesegera mungkin untuk melakukan perbaikan jalan dan melakukan pemasangan lampu jalan menuju ke perumahan mereka.

“Kami hanya berharap kepada pemerintah untuk segera memperhatikan kami disini. Sudah lengkap rasanya penderitaan warga disini karena kondisi jalan itu,” pungkasnya.(eggi)

Respon Anda?

komentar