DPRD Harap Perluasan Bandara Segera Terealisasi Tahun 2017

489
Pesona Indonesia
Bandara Dabo. foto:rpg
Bandara Dabo. foto:rpg

batampos.co.id – Anggota DPRD Lingga, Raja Muchsin, mengatakan, legislatif mendukung penuh upaya perluasan landasan Bandara Dabo Singkep. Hal ini guna menunjang konektivitas yang lebih memadai di Bunda Tanah Melayu.

Disampaikan Muchsin, untuk mempersiapkan lahan perluasan bandara, Pemkab Lingga telah mengalokasikan dana sebesar Rp 2,3 miliar. Sementara untuk pembangunannya, Pemkab Lingga mendapat kucuran dana pusat dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan akan segera dilaksanakan pada tahun 2017.

“Mudah-mudahan segera terealisasi perluasannya 2017 ini,” ungkap Raja Muchsin, Senin (1/8) pagi.

Awalnya, kata Muchsin, perluasan Bandara Dabo Singkep tersebut terkendala ganti rugi lahan yang merupakan pemakaman warga Thionghoa. Sebab 279 makam yang ada perlu direlokasi dan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Minimnya ketersediaan dana dan lahan yang belum tersedia membuat dana pusat yang ditaksir berkisar Rp 20 miliar mengendap selama 2 tahun.

“Ini kesempatan terakhir kita mendapat bantuan dana Kemenhub untuk perluasan bandara. Kisarannya lebih kurang Rp 20 miliar. Tahun ini sudah dialokasikan pembebasan lahan. Jadi nanti, bandara yang kecil ini bisa di layani pesawat komersil yang lebih besar dari yang ada sekarang,” terangnya.

Pantauan dilapangan, hingga saat ini Bandara Dabo Singkep hanya dilayani pesawat Susi Air dengan kapasitas 15 tempat duduk.

Sementara itu ditempat lain, Selamat, Kepala Bidang Laut dan Udara Dishubkominfo Lingga mengatakan, pihaknya terus melakukkan koordinasi dengan pihak bandara. Pemkab Lingga, dikatakan Selamat, siap mensuport melalui APBD Lingga apa yang menjadi kebutuhan perluasan agar landasan bandara dapat terealisasi pada 2017 mendatang.

“Kita terus sharing dan berkoordinasi dengan pihak bandara apa yang bisa bantu di APBD. Sebab, ini tahun terakhir dan harus jadi,” ungkap Selamat.

Dikatakan Selamat, untuk mempermudah konektivitas Lingga, pihaknya sangat berterimakasih kepada legislatif yang berjuang agar perluasan landasan bandara menjadi prioritas. Adanya jalur udara yang memadai, kata Selamat, akan semakin membuka simpul transportasi yang lebih mudah menuju Kabupaten Lingga yang dikelilingi lautan.

“Selama ini, pesawat Susi Air selalu full, kursi yang terbatas dan juga jadwal tidak setiap hari. Kalau besok sudah dibangun, akan semakin memudahkan konektivias, kapasitas penumpang maupun rute penerbangan. Baik ke Batam, Tanjungpinang, Pekanbaru, Jambi, Bangka Balitung maupun ibukota Jakarta,” tutup Selamat. (mhb/bpos)

Respon Anda?

komentar