Dua Jam Hujan Deras, Rumah Warga Nyaris Tenggelam

323
Pesona Indonesia
Rumah warga di Teluk Air yang kembanjiran karena hujan deras dan air meluap dari drainase. foto:istimewa
Rumah warga di Teluk Air yang kembanjiran karena hujan deras dan air meluap dari drainase. foto:istimewa

batampos.co.id – Sekitar pukul 07.30 WIB, Karimun diguyur hujan lebat hampir dua jam. Akibatnya, sejumlah rumah warga nyaris tenggelam karena derasnya air hujan yang turun dari langit. Salah satunya warga jalan Surau Darul Fitra, RT005, RW002 Kelurahan Teluk Air, Kecamatan Karimun.

”Lebat hujan bang tadi pagi (Senin-red). Rumah kami jadi terendam sekitar tingginya 1,5 meter,” keluh salah seorang warga, kemarin (1/8).

Penyebab banjir hingga masuk ke pekarangan rumah, tidak lain diakibatkan drainase yang sempit. Ditambah, banyaknya sampah yang masuk ke drainase tersebut. Sehingga, air yang turun dari bukit tidak tertampung dan secara otomatis merendam rumah warga. ”Di daerah kita rendah, jadi air tidak dapat terbendung turun dari atas,” ucapnya.

Terpisah, Lurah Teluk Air Baginda, Malin Siregar ketika dikonfirmasi mengaku, tidak mengetahui kalau ada rumah warganya terendam banjir. ”Belum ada laporan. Saya saja baru tahu, nanti saya cek ke RTnya,” kilahnya melalui sambungan telepon seluler.

Sementara pantauan di lapangan, akibat banjir warga sekitarnya menjadi terganggu untuk melakukan aktivitas ke luar rumah. Karenanya, setelah hujan reda warga tersebut melakukan beres-beres rumah.

Genangan air hujan pun turut merendam jalan, dan rumah warga di Pelipit, Kelurahan Kapling. Kondisi lebih parah terlihat di jalan Poros. Ada beberapa titik yang badan jalannya nyaris tidak kelihatan akibat tertutup air hingga mencapai 30 sentimeter. Kemudian, di Jalan Lubuk Semut juga ada pohon sawo yang usianya sudah tua tumbang di tengah jalan. Dengan spontanitas warga sekitar, melakukan gotong royong untuk membersihan pohon yang tumbang di tengah jalan.

”Hati-hati sajalah bang kalau lewat jalan poros. Tapi, hanya sebentar saja, sudah surut lagi airnya,” ungkap Alrion, salah seorang pegawai swasta yang ingin ke kantor pemerintahan di jalan poros. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar