Sehari Dua Warga Tanjungpinang Jadi Korban Jambret

327
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Mega Susanti (26), dan Sri Sulasih (20), dua warga Tanjungpinang, menjadi korban pencurian dengan kekerasan (jambret), di dua lokasi berbeda, pada Minggu (31/7) lalu. Akibat peristiwa tersebut kedua korban mengalami kerugian dengan total Rp 4.130.000

Informasi yang di himpun, laporan pertama kali diterima pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tanjungpinang Timur atas nama Mega Susanti, Minggu (31/7) sekitar pukul 16.30 WIB. Saat kejadian, korban sedang mengendari sepeda motor dengan kakaknya yang bernama Yuliarni hendak menuju rumah tantenya. Saat sedang berjalan di Jalan Lembah Asri, tiba-tiba motor yang dikendarainya dihampiri pelaku yang berjumlah dua orang dengan menggunakan motor matic dari sebelah kiri yang kemudian merampas tas yang disandangnya.

Sempat terjadi tarik-menarik antara korban dan pelaku. Namun, karena kalah tenaga akhirnya pelaku berhasil membawa kabur tas yang berisi uang Rp 250 ribu dan juga handpone merk Oppo warna hitam.

Dihari yang sama, aksi serupa juga dialami Sri Sulasih (20), sekitar pukul 22.10 WIB, di Jalan H Agus Salim, samping SMU Negeri 5, Tanjungpinang. Pada saat itu korban bersama temannya Wulan Anggraini, tiba-tiba didatang pelaku yang mengendarai motor Yamaha Mio dari sebelah kanan korban. Kemudian langsung merampas dompet warna hitam milik korban. Dompet tersebut berisi uang Rp 80 ribu dan handpone merk Asus Zenfone 5 warna putih. Akibatnya, korban mengalami kerugian Rp 2.080.000.

Kasubbag Humas Polres Tanjungpinang, Iptu Dulatif, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Pihaknya telah menerima laporan dari kedua korban tersebut.

”Iya ada laporannya. Saat ini sedang dilakukan penyelidikan untuk menangkap dan mengungkap pelakunya,” ujar Dulatif, Senin (1/8).

Dikatakan Dulatif, pihaknya pun telah memintai keterangan dari kedua korban atas aksi yang menimpa tersebut. ”Korban juga sudah dimintai keterangannya. Mudah-mudahan dalam waktu dekat pelaku dapat ditangkap,” ucap Dulatif.(ias/bpos)

Respon Anda?

komentar