September Mendatang, 40 Titik Kota Batam Akan Diawasi 70 Unit CCTV

477
Pesona Indonesia
Ilustrasi
Ilustrasi

batampos.co.id – Empat puluh titik Kota Batam akan diawasi 70 unit CCTV baru. Pemerintah Kota Batam telah mengalokasikan Rp 6,3 miliar untuk pemasangan CCTV yang diperkirakan September sudah mulai dipasang.

Kepala Badan Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam Salim, saat ini Pemko Batam tengah menyiapkan dokumen lelang pengadaan dan pemasangan CCTV. Yang mana pelelangan diserahkan ke Kelompok Kerja (Pokja)

“Diperkirakan akhir Agustus sudah didapat pemenang lelang dan September dipasang. Itu kalau tidak ada lelang ulang,” kata Salim di Kantor Walikota Batam, kemarin

Dikatakannya, anggaran Rp 6,3 miliar tak hanya digelontorkan untuk puluhan unit CCTV baru. Namun juga biaya pemasangan hingga listrik yang diperkirakan menghabiskan biaya Rp 4,3 miliar. Sedangkan Rp 2 miliar digunakan untuk sewa link.

“Anggaran yang kita siapkan sudah termasuk penyewaan link untuk CCTV,” ujarnya.

Jenis kamera pengintai dipilih yang punya spesifikasi terbaik. Seperti kualitas gambar yang ditampilkan masuk kategori high definition (Definisi tinggi).

“CCTV ini tak hanya menangkap gambar, juga menangkap suara dan mendeteksi gerak-gerik orang,” terangnya.

Menurut dia, seluruh CCTV itu akan mengawasi 40 titik Kota Batam dengan 70 unit kamera. Jumlah itu didapat dari kajian yang disampaikan konsultan. Yang mana mayoritas pemasangan dipilih lokasi-lokasi rawan terjadinya kejahatan jalanan. Seperti jalan Gajah Mada tepatnya Southlink, Jalan dekat Mata Kucing dan Bukit Harimau.

“CCTV atau kamera pengintai bisa mengawasi serta memantau kondisi Batam lebih detailnya. Kita akan pasang di lokasi yang dinilai rawan,” sebut Salim.

Sementara di kawasan Batamcenter akan dipasang mulai dari Kantor Walikota Batam, DPRD Batam, simpang Bank Indonesia, Pelabuhan Internasional, sekitaran Lapangan Engku Putri dan beberapa titik lainnya.

“Tiap titik ada 2-3 kamera terpasang, termasuk satu nanti yang dipasang tinggi di atas Kantor Walikota yang bisa mengamati seluruh area, termasuk Dataran Engku Putri,” kata dia.

Dijelaskannya juga, setelah CCTv terpasang akan ada petugas yang memonitor. Ia juga memastikan CCTv juga akan terus merekam gambar dan suara meskipun tak ditunggui penuh selama 24 jam.

“Pemantauan langsung dari Kantor Kominfo Kota Batam di lantai VII, Kantor Walikota Batam di Batamcenter. Record (rekam)-nya terus,” pungkas Salim. (she)

Respon Anda?

komentar