Ternyata Memang Ada Dua Polisi Berbisnis Narkoba dengan Fredi

525
Pesona Indonesia
Freddy Budiman (berkaus biru) saat dipindahkan ke Pulau Nusakambangan. Foto: dokumen JPNN
Freddy Budiman (berkaus biru) saat dipindahkan ke Pulau Nusakambangan.
Foto: dokumen JPNN

batampos.co.id – Gembong narkoba Fredi Budiman sempat memberi testimoni kepada Koordinator KontraS, Haris Azhar tentang oknum Polri yang terlibat sindikat bisnis barang haram. Ternyata, pada 2012 memang ada dua anggota Polda Metro Jaya yang dipecat karena terlibat bisnis narkoba dengan Fredi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono‎ mengungkapkan, pada 2012 memang pernah ada dua oknum polisi, yakni Bripka Bahri dan Aipda Sugito yang ditangkap karena terlibat dalam sindikat narkoba Fredi Budiman. Namun, kedua oknum polisi anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya itu sudah dipecat.

‎”Terkait dengan kasus Bripka Bahri dan Aipda Sugito mantan anggota Ditresnarkoba Polda Metro Jaya bahwa itu kasus lama. Ini pengembangan dari kasus Fredi Budiman. Mereka ditangkap oleh Ditresnarkoba juga bisa kami ungkap jual beli sabu 200 gram‎,” kata Awi di Mapolres Jakarta Selatan, Selasa (2/8).

Saat itu, kedua oknum polisi itu terlibat bisnis sabu-sabu seberat 200 gram yang merupakan barang bukti hasil sitaan. Keduanya menjual kepada Fredi senilai Rp 140 juta.

Fredi dan kedua oknum polisi itu lantas diproses hukum. Mereka disidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, 2012 silam.

Sugito dijatuhi hukuman 9,5 tahun penjara, sedangkan Bahri dibui 9,3 tahun. Dalam kasus yang sama, Fredi dijatuhi hukuman 9,5 penjara.

“Kasusnya sudah in kracht dan yang bersangkutan juga sudah di-PTDH (diberhentikan dengan tidak hormat, red) sejak tahun 2012. Itu kasus lama,” ujar Awi.(mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar