Pasar Induk Akan Dibangun Ulang

540
Pesona Indonesia
Pasar Induk Jodoh, Batam. Foto: Suprizal Tanjung/batampos
Pasar Induk Jodoh, Batam. Foto: Suprizal Tanjung/batampos

batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam berencana merombak habis bangunan di Pasar Induk Jodoh. Hal itu dikarenakan pondasi bangunan lama yang mulai rapuh karena lama tak terawat.

Kepala Dinas PMK – UKM Kota Batam, Pebrialin mengatakan saat ini pihaknya masih menunggu proses hibah yang telah sampai di Kementrian Keuangan. Nantinya, Pasar Induk akan menjadi milik Pemerintah Kota (Pemko) Batam setelah diserahkan Badan Penguasahaan (BP) Batam.

“Kita masih terus menindaklajunti sejauh mana perkembangan. Proses hibah ini sudah sampai di Kementrian Keuangan. Sebab asetnya tercatat di Kementrian Keuangan,” kata Pebrialin di Kantor Walikota Batam, Selasa (2/8).

Saat ini pihaknya bersama bagian perlengkapan Pemko Batam tengah menggesa agar pemindahan aset dari BP ke Pemko bisa cepat terlaksana. Apalagi, Pemko Batam sudah memiliki dana yang dianggarkan untuk Pasar Induk.

“Secara administratif ya. Dan itu sudah kita laksanakan, tinggal menunggu keputusan Kementrian,” terangnya.

Dikatakannya, setelah status Pasar Induk jelas (milik Pemko), pihaknya akan segera melakukan perbaikan. Pola yang digunakan yakni kerjasama pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Namun setelah adanya perhitungan berapa biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan.

“Tentunya akan dibuat DED-nya dulu, yang nantinya akan dihitung pihak swasta,” jelas Pebrialin.

Rencana pola KPBU yang akan di terapkan di pasar Induk merupakan prakasa dari badan usaha. Namun untuk desainnya, tetap sesuai dengan keinginan Pemerintah.

“Kuncinya tetap di pemerintah kota Batam, terkait dengan model dan bentuk bangunan. Jadi setelah ada DED mereka wajib menunjukkan ke kita sebelum dibangun,” terang Pebrialin.

Menurut dia, saat ini kondisi bangunan di Pasar Induk sudah tak memungkinkam untuk dilakukan perbaikan. Kontruksi bangunan sudah tidak kokoh karena tak pernah ada perawatan.

“Artinya akan dibangun ulang. Akan dikonsep lagi mulai dari awal. Dan kita sedang menunggu konsep model bangunan itu,” ungkap Pebrialin.

Pebrialin juga berharap, konsep bangunan baru bisa menampung seluruh pedagang kaki lima yang dipindah dari Tos 3000 , Jodoh. Namun ia tak bisa memastikan berapa daya tampung tersebut.

“Daya tampung juga jadi perhatian kita. Untuk daya tampung masih kita data. Yang pasti akan kita upayakan semaksimal mungkin,” pungkas Pebrialin. (she)

Respon Anda?

komentar