Beginilah Cara Ahli Buktikan Ada Sianida Dalam Kopi untuk Mirna

1077
Pesona Indonesia
Jessica saat menjalani reknstruksi pembunuhan Mirna di kafe Olivier. (foto: jpnn)
Jessica saat menjalani reknstruksi pembunuhan Mirna di kafe Olivier. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Kabid Kimia dan Biologi Forensik Bareskrim Polri Kombes Nursamran Subandi turut menjadi saksi ahli dalam sidang kematian Wayan Mirna Salihin di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/8). Dalam persidangan atas Jessica Kumala Wongso selaku terdakwa pembunuh Mirna itu, Nursamran membeber tentang sifat sianida.

“Lebih bagus dari gula dan garam. Lebih mudah larut, Yang Mulia,” kata Nursamran menjawab Majelis Hakim, yang memimpin persidangan atas Jessica Kumala Wongso selaku terdakwa pembunuhan atas Mirna.

Nursamran menjelaskan, meski sianida lebih mudah larut, namun tetap harus diaduk agar menyebar. ‎Saat diaduk itulah terjadi perubahan warna pada cairan yang dicampuri sianida.

“Nah saat diaduk, dia mudah berubah warna. Sangat bereaksi,” ujarnya.

Nursamran menegaskan, dirinya telah menguji es kopi vietnamese yang diminum Mirna. Dalam proses pengujian itu, Nurzamran juga membuat perbandingan dengan menuangkan sianida ke es kopi vietnamese.

“Jadi kami langsung melakukan pengujian warna semua dari Kafe Olivier seperti kopi. Kami masukkan lima miligram sianida seperti yang diungkapkan kejadian dan memang tampilannya sama,” paparnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa aroma dari es kopi yang diminum Mirna dengan es kopi pembanding ternyata sama. Yakni berbau tidak enak dan bisa menimbulkan mual.

“Kalau reaksi untuk orang lain, tergantung orangnya. Kalau dia cium dekat bisa mual, bisa muntah tergantung intensitas kedekatan dia. Tapi kalau diteteskan ke tangan bisa panas melepuh dan gatal-gatal,” tuturnya.(mg4/jpnn)

Respon Anda?

komentar