DAK Rp18 M untuk Pembangunan Infrastruktur Pelabuhan Perikanan Selat Lampa

582
Pesona Indonesia
Pembangunan Pelabuhan Selat Lampa sebagai pintu ekspor ikan internasional. foto:dok
Pembangunan Pelabuhan Selat Lampa sebagai pintu ekspor ikan internasional. foto:dok

batampos.co.id – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Kepri, Raja Ariza mengatakan pembangunan infrastruktur pendukung di Pelabuhan Selat Lempa, Natuna, akan dirampungkan pada tahun ini, lewat Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2016 sebesar Rp18 miliar. Sehingga tahun depan manfaatnya sudah bisa dirasakan masyarakat.

“DAK dari pusat tersebut merupakan gabungan dari DKP Provinsi Kepri dan Kabupaten Natuna,” ujar Raja Ariza menjawab pertanyaan wartawan di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Selasa (2/8).

Dijelaskannya, anggaran tersebut peruntukannya adalah untuk penataan lingkungan di pelabuhan bagian darat. Selain itu juga untuk pembangunan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) fasilitas ibadah, air bersih dan listrik. Menurut pia yang pernah duduk sebagai Plt Sekda Kepri tersebut, fasilitas-fasilitas tersebut merupkan kebutuhan penunjang bagi kemudahan-kemudahan aktivitas nelayan.

“Panjang pelabuhannya sekitar 100 meter. Kedalaman di kawasan pelabuhan mencapai 8 meter. Kapasitasnya mampu menampung banyak kapal untuk bersandar,” jelasnya.

Masih kata Raja Ariza, untuk pengembangan kawasan perikanan terpadu tersebut, Pemerintah Daerah bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan masih terus berupaya melengkapi berbagai fasilitas pendukung. Ditegaskannya, ini sudah menjadi janji negara terhadap pembangunan Natuna. Sewaktu itu disampaikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Apa yang kita harapkan dari pembangunan tersebut adalah, meningkatkanya kesejahteraan ekonomi masyarakat. Saya yakin, kedepan pelabuhan tersebut akan terus berkembang,” paparnya.

Lebih lanjut, dirinya berharap kedepan Pelabuhan Selat Lempa, Natuna, bisa menjelma menjadi pelabuhan ekspor ikan hidup. Artinya lingkungnya sudah internasional. Menurutnya, Natuna merupakan daerah strategis yang secara geografis dekat dengan negara-negara tetangga. Sisi lainnya kata Raja Ariza, akan banyak kemudahan bagi para nelayan.

“Kalau sudah dilengkapi dengan coldstorage, Selat Lempa, Natuna, akan menjadi daerah yang menjanjikan untuk prosesing indutri perikanan di Provinsi Kepri,” paparnya lagi.

Ditambahkannya, kedepan dikawasan pelabuhan tersebut juga akan dirancang rumah singgah bagi para nelayan. Sehingga nelayan-nelayan dari luar Kepri bisa menggunakan fasilitas tersebut. Selain itu yang diharapkan adalah melakukan pelelangan hasil tangkapan di TPI Selat Lempa. Target yang diharapkan, berputarnya siklus perekonomian masyarakat yang ada disana.

“Melihat skala pembangunan sekarang, kita berharap nantinya dikelola oleh Provinsi. Tetapi kalau kelasnya pelabuhan nusantara, memang ditangani pemerintah pusat secara langsung,” tutup Raja Ariza.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar