Danramil Ajak Pemuka Agama Jaga Kerukunan

436
Pesona Indonesia
Danramil Batam Barat, W. Sinaga (tengah) berfoto bersama pemuka agama dalam acara silahturahmi di Vihara Samudra Dharma, Mentarau, Patam Lestari, Selasa (2/8), F-Yulitavia
Danramil Batam Barat, W. Sinaga (tengah) berfoto bersama pemuka agama dalam acara silahturahmi di Vihara Samudra Dharma, Mentarau, Patam Lestari, Selasa (2/8), F-Yulitavia

batampos.co.id – Danramil 02 Batam Barat menghimbau pemuka agama di Batam tidak terprovokasi peristiwa di Tanjung Balai, sumatera Utara, beberapa waktu lalu.

Acara silahturahmi yang di gelar di Vihara Samudra Dharma, Mentarau, Patam Lestari ini turut dihadiri perwakilan Kementrian Agama, perwakilan Kecamatan Sekupang, Polsek Sekupang, ketua Vihara Samudra Dharma, dan beberapa tokoh agama lainnya, Selasa (2/8).

“Kejadian itu tidak ada unsur suku, agama, ras dan antar golongan (SARA). Ini murni tindakan kriminal,” kata Danramil 02 Batam Barat, Wanlentin Sinaga.

Menurutnya pemuka agama harus menjadi pilar utama dalam penyampaian misi menjaga kedamaian NKRI. Apalagi di Batam, masyarakatnya heterogen. Terdiri dari berbagai suku dan agama.

“Mari kita ciptakan kondisi yang kondusif dan hidup berdampingan dengan damai,” harapnya.

Bimbingan Masyarakat Buddha, Kementrian Agama Kota Batam, Kodho Eko Prayogo juga mengimbau seluruh masyarakat untuk saling menghormati terkait pelaksanaan ibadah, pembangunan rumah ibadah, hingga ritual yang dilakukan oleh masing-masing agama.

“Jika ada yang tidak berkenan, mari kita bicarakan secara kekeluargaan jangan main tindakan sendiri,” pintanya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Vihara Samudra Dharma, Hartoyo Aheng mengucapkan terimakasih atas kepercayaan untuk melakukan pertemuan di vihara.

Dia berharap seluruh pemuka agama bisa bersatu, dan saling menjaga kerukunan dalam beragama. Serta turut berbagi dengan sesama, tanpa memandang agama, rasa, maupun suku.

“Mari kita jaga kerukunan ini, jangan sampai kita ikut diganggu oleh isu yang tidak terpuji,” tukasnya. (cr17)

Respon Anda?

komentar