Dishub Pemko Batam Siapkan 32 CCTv untuk Pantau Kemacetan Batam

403
Pesona Indonesia

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Kota Batam, Zulhendri menyebutkan saat ini sudah ada 32 closed-circuit television (CCTv) di sejumlah Persimpangan Batam. Ke 32 kamera pengintai ini sudah terhubung langsung dengan sistem kendali lalu lintas kendaraan (ATCS) Dinas Perhubungan Kota Batam.

“Fungsinya memantau kelancaran dan mengatur kemacetan jalan raya. Ini semacam pengendalian lalu lintas dengan menyelaraskan waktu lampu merah pada jaringan jalan raya,” kata Zulhendri, kemarin.

Menurutnya, melalui ATCS ini, pihaknya mampu manajemen rekayasa lalu lintas yang mengkoordinasikan semua titik-titik persimpangan bersinyal melalui pusat kontrol ATCS. Sehingga diperoleh suatu kondisi pergerakan lalu lintas secara efisien dan penataan ritme lalu lintas akan jauh lebih baik.

“Semisal macet dari arah Simpang Kara ke Mukakuning, maka lampu hijau di lampumerah di Simpang Jam arah ke Mukakuning kita lamakan. Ini yang dinamakan rekayasa lalulintas,” lanjut Hendri.

Ia menambahkan, untuk tahun ini, ke 32 CCTv yang terhubung dengan sistem kendali lalu lintas ini baru difokuskan di sejumlah persimpangan jalan yang padat dan rawan kemacetan. Semisal di Simpang Jam, Simpang Kabil, Nagoya, Batamcenter, Sekupang serta persimpangan besar lainnya.

“Fokusnya lalu lintas. Namun begitu, kalau ada yang ingin memanfaatkan ketika ada kejadian kita bisa memberikan data dari CCTv. Maksimal selama dua minggu data akan tersimpan,” bebernya.

ilustrasi
ilustrasi

Untuk CCTv ini, kata Hendri, langsung dianggarkan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2016. Untuk tahun ini, lanjutnya, Batam mendapatkan penambahan tujuh unit CCTv lagi. Namun karena alasan rasionalisasi (pemangkaan) di pusat penambahan CCTv ini ditunda oleh pemerintah.

“Dana tak cukup, makanya dipending dulu. Rencananya tahun ini ada penambahan,” sebutnya.

Terkait dana dari daerah atau APBD Batam, sambungnya, hanya dipergunakan untuk dana pendamping (pemeliharaan).

“Penambahan (CCTv-red), APBN semua. Walaupun jalan nasional, provinsi atau daerah, langsung diturunkan dari pusat. Itulah singkronisasi kita dengan pusat,” pungkasnya. (rng)

Respon Anda?

komentar