Golkar Kembali Usung Almaisyar

964
Pesona Indonesia
Balon Wako Payakumbuh Almaisyar bersama Pengurus Golkar Nurdin Halid, beberapa waktu lalu. Foto: istimewa for padeks/jpg
Balon Wako Payakumbuh Almaisyar bersama Pengurus Golkar Nurdin Halid, beberapa waktu lalu. Foto: istimewa for padeks/jpg

batampos.co.id – Teka-teki siapa bakal calon wali kota Payakumbuh yang akan diusung Partai Golkar dalam Pilkada 2017, akhirnya terjawab sudah. Pengurus partai berlambang beringin itu memastikan, mengusung kembali Almaisyar Datuak Bangso Dirajo Nan Kuniang, Direktur PT Asuransi Eka Lloyd Jaya yang pernah meraih runner-up dalam Pilkada Payakumbuh 2012 lalu.

Kepastian Partai Golkar mengusung kembali Almaisyar sebagai bakal calon wali kota Payakumbuh itu, disampaikan Sekretaris DPD Partai Golkar Sumbar Afrizal kepada Padang Ekspres, Rabu sore (3/8). Menurut Afrizal, pengurus DPD Partai Golkar Sumbar dan DPD Partai Golkar Payakumbuh, sudah selesai menggelar rapat dengan pengurus DPP Partai Golkar di Jakarta.

Dalam rapat yang berlangsung di ruang pertemuan DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Jakarta, Rabu siang itu, pengurus DPP Partai Golkar bersama DPD I Sumbar dan DPD II Payakumbuh, sepakat meluncurkan rekomendasi dukungan buat Almaisyar sebagai bakal calon wali kota. Kesepakatan ini dibuat setelah mempertimbangkan hasil survei yang dilakukan LSI baru-baru.

“Setelah mempertimbangkan hasil survei, kredibilitas calon, dan harapan masyarakat Partai Golkar memutuskan untuk mengusung kembali Almaisyar sebagai bakal calon wali kota. Rekomendasinya sudah keluar. Tinggal dibawah ke Payakumbuh,” kata Afrizal yang berada di Jakarta bersama ketua DPD Partai Golkar Sumbar Hendra Irwan Rahim dan Ketua DPD Partai Golkar Payakumbuh Sudirman Rusma.

Azfrizal menyebutkan, sebelum mengeluarkan rekomendasi buat Almaisyar, ketua Harian DPP Partai Golkar Nurdin Halid dan Sekjen Partai Golkar Idrus Marham yang memimpin rapat, sempat melihat hasil survei LSI terkait peluang calon kepala daerah Payakumbuh. “Dimana, berdasarkan hasil survei tersebut, Almaisyar bepeluang besar memenangkan Pilkada Payakumbuh,” ujarnya.

Terkait dengan partai mana Golkar akan berkoalisi dalam Pilkada Payakumbuh, Azfrizal menyebut, DPD I Partai Golkar dan DPD II Partai bersama Almaisyar, akan mencari mitra koalisi, sekaligus pendamping Almaisyar. “Yang jelas, Almaisyar sudah mengantongi rekomendasi untuk maju di Pilkada Payakumbuh. Soal siapa wakilnya dan partai mana lagi yang akan mendukung, nanti kami informasikan lagi,” kata Afrizal.

Disisi lain, Almaisyar yang dihubungi Padang Ekspres, mengaku bersyukur kepada Allah dan berterimakasih kepada Partai Golkar yang kembali mempercayainya sebagai bakal calon wali kota Payakumbuh. “Alhamdulillah atas kepercayaan Partai Golkar, baik dari tingkat DPD II, DPD I, sampai ke DPP,:” ujarnya.

Tuo kampung di Nagari Koto Nan Ompek, Payakumbuh Barat ini, mengaku sudah mengetahui rekomendasi Partai Golkar buat dirinya. Karena ikut langsung dalam rapat tersebut. “Hari ini, Golkar mengeluarkan rekomendasi untuk seluruh calon kepala daerah yang akan diusung dalam Pilkada 2017. Dari seluruh calon yang direkomendasikan itu, saya satu-satunya yang dihadirkan dalam rapat di DPP,” ujar Almaisyar.

Terkait dengan siapa yang bakal berpasangan, Almaisyar sebagai bakal calon wali kota yang sudah dapat rekomendasi dari Partai Golkar, belum mau buka kartu. “Kita berharap, setelah ini, partai-partai lain, akan bergabung dengan kita. Kita siap untuk membuat koalisi besar,” kata Almaisyar yang disebut-sebut juga siap untuk head to head dengan wali kota incumbent Riza Falepi.

Sejumlah pemerhati politik di Payakumbuh memperkirakan, Partai Golkar yang sudah merekomendasikan Almaisyar untuk Pilkada Payakumbuh 2017, akan kembali berkoalisi dengan parpol-parpol lain yang pernah mengusung Almaisyar dalam Pilkada 2012, seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Apalagi pengurus partai berlambang Ka’bah itu sudah memanggil Almaisyar ke Jakarta.

“Nampaknya, PPP masih mempercayai Almaisyar. Karena walaupun kalah dalam Pilkada 2012, tapi Datuak Bangso Dirajo Nan Kuniang ini, tetap menjalin komunikasi dengan kader-kader PPP. Bahkan saya memperkirakan, Almaisyar juga akan mendapat dukungan dari parpol lain di luar PPP dan Golkar. Bisa-bisa ini arahnya head to head, mengulang Pilgub Sumbar 2015. Walau itu sulit, karena juga ada independen yang maju,” kata Haji Desra, pemerhati politik di Payakumbuh.

Sekedar mengingatkan, dalam Pilkada Payakumbuh 2012 yang merupakan Pilkada langsung kedua di kota galamai, Almaisyar maju sebagai calon wali kota berpasangan dengan Dedrizal. Saat itu, pasangan yang dalam pengundian oleh KPU mendapat nomor urut tiga tersebut, diusung koalisi besar. Yakni, Golkar, PPP, PBR, PKPB, PKB, PMB, PPRN, PDK, dan PNI-Marhaenisme.

Setelah dilakukan pemilihan langsung pada 12 Juli 2012, Almaisyar-Dedrizal meraih 11.575 suara (22,5 persen). Sedangkan Riza Falepi-Suwandel Muchtar yang diusung PKS dan PDI-Perjuangan dengan nomor urut pencalonan nomor urut lima, meraih 18.520 suara (36,1 persen). Sehingga, pasangan dengan julukan Falepi-Wandel (F-WAN) itu dinyatakan sebagai pemenang Pilkada 2012. (jpg)

Respon Anda?

komentar