Gubernur Klaim Dana Tunda Salur Sudah Diangsur

707
Pesona Indonesia
Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun. Foto: Natalia Fatimah Laurens/JPNN.com
Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun. Foto: Natalia Fatimah Laurens/JPNN.com

batampos.co.id – Gubernur Kepri, Nurdin Basirun mengklaim Dana Tunda Salur (DTS) sudah mulai diangsur pembayarannya kepada masing-masing Kabupaten/Kota di Provinsi Kepri. Terkait DTS, Gubernur juga memanggil Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kepri, Andri Rizal di Gedung Daearah, Tanjungpinang, Selasa (2/8).

“Pemprov sudah mulai menyalurkan dana tunda salur ke Kabupaten/Kota. Tetapi secara berangsur-angsur, bukan sekaligus,” ujar Gubernur Nurdin, kemarin.

Menurut orang nomor satu di Kepri tersebut, untuk memastikan hal itu perlu dikroscek ke masing-masing kepala daerah. Masih kata Nurdin, untuk Kabupaten Karimun sepertinya sudah. “Yang bertahap, karena ini kewajiban Pemprov terhadap Kabupaten/Kota, tetap akan diselesaikan semuanya,” jelas mantan Bupati Karimun tersebut.

Pantauan di Gedung Daerah, Tanjungpinang, usai melakukan pertemuan tertutup dengan unsur Pimpinan DPRD Kepri dan seluruh fraksi-fraksi di DPRD Kepri, Nurdin melakukan pertemuan khusus dengan Plt BPKAD Kepri, Andri Rizal atau pria yang akrab disapa Choki tersebut.

Seperti diketahui, terhitung sejak Tahun Anggaran (TA) 2014,2015, dan 2016 diketahui kewajiban Pemprov Kepri terhadap tujuh Kabupaten/Kota di Kepri adalah sebesar Rp333,4 miliar.Kewajiban tersebut bersumber dari Bagi Hasil Penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBB-KB), Pajak Air Permukaan (PA-P) dan Pajak Tokok (P-Rokok), yang belum disetorkan Pemerintah Provinsi Kepri, ke 7 Kabupaten/kota di Kepri dari tahun 2014,2015, dan 2016.

Dari total bagi hasil peneriman pajak yang belum disetorkan Pemerintah Provinsi ke Ke 7 kabupaten/kota, masing-masing Kabupaten/kota seharusnya menerima hak tersebut. Adapun detailnya adalah Kota Batam tahun 2014 sebesar Rp13,769 miliar, Kota Batam tahun 2015 Rp137.609 millar lebih, Tanjungpinang Rp45.956 miliar, Kabupaten Bintan Rp42.692 miliar lebih, Karimun Rp31.448 miliar lebih, Kabupaten Natuna Rp29.625 miliar lebih, Kabupaten Lingga Rp23.855 miliar Lebih, Dan Kabupaten Kepulauan Anambas Rp22.307 miliar Lebih.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar