Mitra LMB Pasok 3 Ton Cabai untuk Karimun

290
Pesona Indonesia
Mitra usaha Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskas Melayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepri panen cabai, Selasa (2/8). foto:tri haryono/batampos
Mitra usaha Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskas Melayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepri panen cabai, Selasa (2/8). foto:tri haryono/batampos

batampos.co.id – PT Darwindo berhasil melakukan panen perdana tanaman cabai merah sebanyak 3 ton, Selasa (2/8) kemarin. Mitra usaha Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Laskas Melayu Bersatu (LMB) Provinsi Kepri ini, berhasil menyulap lahan tidur seluas setengah hektare untuk dijadikan perkebunan cabai merah.

”Kita mencoba untuk mengambil peluang pasar di Karimun. Tahap awal kita pasok cabai segar untuk memenuhi kebutuhan lokal dulu. Sedangkan untuk jangka panjang, bisa dipasok ke Batam,” kata Wihion, mitra DPW LMB Kepri didampingi Ketua Datok Azman Zainal yang ditemui di Pelambung, Kecamatan Tebing, kemarin.

Ditambahkan, dengan dibukanya lahan pertanian cabe segar secara tidak langsung membantu Pemerintah Daerah di sektor pertanian sebagai pasokan kebutuhan masyarakat terhadap cabe segar. Namun, demikian pihaknya berharap apabila petani sudah memasuki masa panen tidak lagi mendatangkan cabe dari luar Karimun.

”Harapan saya sih, itu saja. Sebab, kalau cabe datang dari luar harganya tidak sama dengan cabe lokal. Nah, disitu banyak petani yang gulung tikar tidak cocok dengan harga jual,” harapnya.

Sedangkan Ketua DPW LMB Kepri Datok Azman Zainal sangat mendukung, terhadap mitra usaha Karimun yang ingin memanfaatkan lahan tidur menjadi produktif. Sehingga, lahan-lahan tidur yang belum dapat difungsikan dapat dipergunakan untuk kepentingan umum.

Artinya, lahan tidur harus ada izin dari pemilik untuk dapat di garap. Atau sebaliknya antara pemilik lahan dan yang akan membuka usaha bersama-sama, mengelola lahan tersebut untuk dijadikan pundi-pundi rupiah. Mengingat, saat ini usaha pertanian masih cukup menjanjikan.

”Pokoknya kita dukung siapapun yang ingin membuka usaha dalam pertanian. Sementara Pemda Karimun, harus bisa menyediakan pupuk murah maupun bibit pertanian. Ini sebagai motivasi bagi generasi muda untuk berani menjadi pengusaha,” tuturnya. (tri/bpos)

Respon Anda?

komentar