Pemerintah Turki Tangkap 100 Dokter dan Staf RS Militer

269
Pesona Indonesia
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (foto: rt.com)
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan. (foto: rt.com)

batampos.co.id – Perdana Menteri Turki, Binali Yildirim, mengungkapkan pemerintah bakal mengambil alih pabrik-pabrik dan galangan kapal yang sebelumnya dikendalikan bagian staf umum militer.

Menurut Yildrim, langkah itu merupakan bagian dari perombakan besar-besaran di tubuh militer pascakudeta gagal 15 Juli lalu.

Yildrim mengatakan, restrukturisasi pasukan bersenjata tidak akan melemahkan militer, tetapi justru menguatkan. Sebab, mereka akan lebih fokus pada aktivitas penting untuk keamanan nasional.

Bukan hanya sektor bisnis, pada saat bersamaan, pemerintah juga mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap 100 orang staf dan dokter di rumah sakit militer Gulhane Military Medical Academy (GATA) di Ankara.

NTV melaporkan bahwa kemarin polisi menggeledah GATA. Belum diketahui dengan pasti apakah 100 orang yang masuk dalam daftar tangkap berhasil ditahan. GATA sudah diambil alih oleh pemerintah dalam dekrit presiden yang dikeluarkan beberapa hari setelah kudeta lalu.

Kementerian Kesehatan kini bertanggung jawab terhadap GATA dan rumah sakit militer lainnya yang tersebar di berbagai wilayah. (jpnn)

Respon Anda?

komentar