Rangkap Jabatan, Wiranto Dikecam Kader Hanura

308
Pesona Indonesia
Wiranto. (foto: jpnn)
Wiranto. (foto: jpnn)

batampos.co.id – Diangkatnya Wiranto menjadi Menkopolhukam ternyata berbuntut tidak enak bagi Partai Hanura.

Partai yang selama ini internalnya relatif adem ayem tersebut tiba-tiba bergejolak. Sikap Wiranto yang enggan melepas jabatan ketua umum jadi penyebabnya.

Kritik pedas terkait sikap Wiranto tersebut meluncur dari kader Hanura sendiri. Mantan Panglima ABRI itu dinilai tidak menunjukkan sikap negarawan.

”Saya merasa aneh dan bertanya-tanya, dulu Wiranto itu mengatakan harus mengedepankan hati nurani dan kenegarawanan. Eh diangkat jadi Menkopolhukam malah ogah mundur,” sindir politikus Partai Hanura, Natalis Situmorang kepada wartawan, Selasa (2/8).

Seperti diketahui, rapat pleno DPP Partai Hanura yang dipimpin langsung oleh Wiranto beberapa waktu lalu hanya memutuskan pengangkatan Chairuddin Ismail sebagai pelaksana tugas ketua umum.

Chairuddin akan menjalankan tugas sehari-hari ketua umum menggantikan Wiranto. Namun, secara legal, kekuasaan tetap berada di tangan Wiranto sebagai ketua umum definitif yang diakui oleh pemerintah.

Harusnya, sambung Natalis, kalau memang seorang Wiranto seorang negarawan, seharusnya dia langsung membuat surat pengunduran diri dan menggelar kongres luar biasa untuk mencari penggantinya.

”Waktu Yuddy Chrisnandi masuk kabinet langsung buat surat pengunduran diri. Bahkan saya mengantarkan surat itu ke pihak terkait,” ujarnya.

Natalis pun membandingkan sikap Wiranto dengan Ketua Umum PKPI Sutiyoso. Ketika Presiden Jokowi mengangkatnya menjadi kepala BIN, Sutiyoso tanpa ragu melepas jabatannya di partai.

”Apakah Wiranto harus belajar lagi sama Bang Yos dan meniru sikapnya yang rela melepaskan jabatan ketum?” sindirnya. (aen/dil/jpnn)

Respon Anda?

komentar