Hendak Bantu Pasien Melahirkan, Mobil Bidan Masuk Jurang, Tewas Seketika

1159
Pesona Indonesia
 Bidan Puskesmas Sribintan, Haryuni ditemukan tewas dengan kondisi tertimpa mobilnya sendiri di Jurang Dekat Jalan Kampung Jawa, Cikolek, Batu 36, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Rabu (3/8). foto:harry/batampos
Bidan Puskesmas Sribintan, Haryuni ditemukan tewas dengan kondisi tertimpa mobilnya sendiri di Jurang Dekat Jalan Kampung Jawa, Cikolek, Batu 36, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Rabu (3/8). foto:harry/batampos

batampos.co.id – Bidan Puskesmas Sribintan, Haryuni binti Sukatman, 30, tewas seketika saat Mobil Daihatsu Xenia BP 1276 TY yang dikemudikannya terperosok ke jurang dan terbalik menimpa tubuhnya sendiri di Jalan Kampung Jawa, Cikolek, Batu 36, Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Rabu (3/8) sekitar pukul 8.00 WIB.

Informasi di lapangan, korban diminta ke Puskesmas Sribintan karena ada pasien yang hendak melahirkan. Demi memberikan pelayanan itu, korban memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Namun ketika melalui jalan tikungan dan licin akibat hujan lebat, mobil yang dikemudikan terperosok ke jurang dan berguling. Naasnya, korban tercampak keluar dan tertimpa mobilnya sendiri.

“Demi layani pasien nyawa bidan itu sendiri malah melayang. Mungkin sudah takdirnya kali,” ujar Paklek Tumin salah satu saksi yang sempat melihat korban mengendarai mobil.

Diceritakannya, korban itu warga Kampung Jawa Cikolek, RT 02/RW 01. Tepatnya di belakang Poliklinik Desa (Polindes) Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya. Ia sempat melihat Yuni (nama sapaan korban-red) mengendarai mobil dengan terburu-buru, karena ada pasien yang mendadak hendak melahirkan.

Sekitar pukul 11.00 WIB, ia kaget mendapat kabar dari supir truk box kalau Yuni ditemukan sudah tak bernyawa akibat terlibat kecelakaan. Bahkan kondisi Yuni ditemukan dalam keadaan tertimpa oleh mobilnya sendiri di jurang sedalam 20 meter.

“Kita melihatnya sekitar pukul 08.30. Tiga jam kemudian sekitar pukul 11.00 WIB, kita mendapatkan kabar Yuni tewas mengenaskan,” katanya.

Kasatlantas Polres Bintan, AKP Muclis Najar membenarkan adanya korban tewas akibat mengalami lakalantas tunggal. Mobil yang dikemudikan korban terperosok ke jurang sedalam 20 meter dan terguling.

“Mobil itu terguling ke dalam jurang. Korban yang berada di dalam mobil terlempar keluar. Ironisnya, mobil itu menimpa bagian pinggang hingga kaki korban,” katanya.

Diceritakan kronologisnya, korban yang menumpangi Mobil Daihatsu Xenia BP 1276 TY mencoba menyalip mobil lain di depannya. Akibat gagal menyalip mobil itu keluar jalur dan terperosok ke jurang yang dipenuhi hutan belukar dan semak.

Ketika korban terlempar keluar, lanjutnya, mobil itu langsung menghempas tubuh korban. Karena kejadian itu baru diketahui 3-4 jam kemudian, nyawa korban tak dapat diselamatkan.

“Kita sudah mengevakuasi korban ke RSUD Tanjungpinang. Mobilny juga sudah kita amankan,” ungkapnya. (ary/bpos)

Respon Anda?

komentar