Jumaga Ingatkan Pansel Sekda Kepri Agar Tidak Main Mata

589
Pesona Indonesia
Jumaga Nadeak.  foto:cecep mulyana/batampos
Jumaga Nadeak. foto:cecep mulyana/batampos

batampos.co.id – Tim Panitia Seleksi (Pansel) Sekretaris Daerah telah membuka pendaftaran calon Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau. Nantinya tim yang diketuai Profesor Eko Prasojo ini bakal memilah-pilih kandidat-kandidat yang bakal menjadi tangan kanan utama gubernur menjalankan roda pemerintahan.

Saking pentingnya hal tersebut, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepulauan Riau, Jumaga Nadeak punya pesan kepada Tim Pansel. “Jangan memakai kacamata kuda dalam memilih calon sekda,” ujar Jumaga ketika dijumpai, kemarin.

Yang dimaksudkan dengan kacamata kuda, adalah kemampuan tim pansel melihat sisi luar kanan-kiri calon Sekda. Hal ini menjadi ukuran penting karena kerja-kerja Sekda itu bersifat menyeleruh. Dari atas ke bawah dan begitu juga sebaliknya. “Harus bisa meng-cover semua. Jadi jangan lihat lurus aja macam pakai kacamata kuda itu,” jelasnya.

Jumaga menambahkan, pemilihan calon pemangku jabatan setinggi Sekda tidak melulu bertumpu kepada urusan kemampuan calon mengerjakan soal tertulis atau nilai ijazahnya semata. Tapi, kata dia, juga harus memiliki kecerdasan emosional. Kapabilitas ini berfungsi untuk menghubungkan komunikasi antara lembaga eksekutif dan legislatif.

“Karena sekda ini poros. Jadi harus bisa dekat dengan DPRD, dekat dengan gubernur, dekat dengan SKPD, dan menguasai demokrasi,” ujarnya.

Dengan begitu, tugas pemerintahan akan berjalan dengan mulus sesuai dengan harapan semua pihak. “Yang menjadi konsentrasi kita adalah bagaimana komunikasi antara kita bisa terbangun,” kata Jumaga.

Seperti diketahui, Gubernur Kepri telah menerbitkan Surat Keputusan Nomor 1947 tahun 2016 tertanggal 25 Juli. Dalam surat itu, Gubernur telah membentuk panitia seleksi calon pejabat pimpinan tinggi madya di lingkungan Pemprov Kepri.

Adapun syarat sekda diantaranya adalah pangkat minimal Pembina Utama Muda IV/C. Syarat lainnya pendidikan minimal S1 dan usia maksimal 58 tahun. Rencananya hasil seleksi akan diumumkan 16 September mendatang. (aya/bpos)

Respon Anda?

komentar