Kanker Serviks Meningkat, Ayo Deteksi Dini ke 4 Puskesmas Ini. Gratis!

691
Pesona Indonesia

kanker-rahimbatampos.co.id – Semakin meningkatnya penderita kanker serviks dan kanker payudara di Indonesia, Kementrian Kesehatan melalui Dinas Kesehatan Kota Batam akan melakukan deteksi dini terhadap 1.100 sasaran.

Deteksi dini akan berlangsung selama tiga bulan, dari Agustus-Oktober 2016 nanti di empat Puskesmas di Kota Batam.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Batam, Sri Rupiati mengatakan keempat puskesmas itu diantaranya Puskesmas Botania, Seipanas, Baloi Permai, dan Sambau telah dilengkapi dengan alat deteksi untuk kedua penyakit tersebut.

Pemeriksaan dilakukan dengan pemeriksaan payudara klinis atau Sadanis, sedangkan kanker mulut rahim dengan metode Inveksi Visual Asetat. Empat puskesmas itu diantaranya Puskesmas Botania, Seipanas, Baloi Permai, dan Sambau.

Pihaknya juga telah menunjuk beberapa orang sebagai kader dalam mensukseskan program deteksi dini terhadap dua penyakit ini. Mekanismenya setiap kader akan mendatangi beberapa rumah. “Konsepnya door to door,” kata dia.

Kader akan menjelaskan mengenai penyakit, dan mengajak orang untuk melakukan deteksi dini di puskesmas yang telah ditentukan. Program ini juga menyediakan uang transport kepada orang yang bersedia untuk mengikuti deteksi dini tersebut.

“Selesai cek nanti dikasih uang transport,” jelasnya.

Ini merupakan salah satu langkah dari Kemenkes untuk menyemangati perempuan usia produktif untuk mengikuti program deteksi dini penyakit kanker payudara dan serviks. Bagi mereka yang positif tekena, akan dirujuk ke rumah sakit rujukan RSUD Embung Fatimah.

“Dan itu kami berikan uang transport lagi,” ucap perempuan yang juga berprofesi sebagai dokter gigi ini.

Biaya pengobatan kanker itu sangat mahal. Oleh karena itu melalui program ini, usia produktif atau yang telah pernah melakukan hubungan seksual untuk bisa memanfaatkan untuk memeriksakan diri.

“Dan program ini gratis hingga Oktober nanti,” sebutnya.

Berdasarkan data dari Dinas kesehatan Kota Batam, dari hasil pemeriksaan atau deteksi dini terhadap IVA pada tahun 2013 dari 588 sampel terdapat tiga orang positif terkena kanker mulut rahim atau serviks, 2014 dari 289 sampel satu orang positif, 2015 jumlahnya meningkat menjadi 17 orang positif dari 906 sampel.(cr17)

Respon Anda?

komentar