Mencari Calon Wakil Gubernur Kepri, Partai Belum Tentukan Sikap

920
Pesona Indonesia
Imam Sutiawan. Foto: istimewa
Imam Sutiawan. Foto: istimewa

batampos.co.id – Partai politik pengusung pasangan Sani-Nurdin (Sanur) mulai melakukan komunikasi politik terkait figur yang akan diusung sebagai calon Wakil Gubernur Kepri mengisi posisi Nurdin Basirun yang naik pangkat menjadi Gubernur Kepri.

“Komunikasi politik dengan Partai Pengusung sudah terbangun. Hanya saja memang, belum disimpulkan siapa kandidatnya untuk ajukan sebaga Cawagub Kepri,” ujar Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Kepri, Iman Sutiawan, Rabu (3/8).

Disinggung apakah dirinya berpeluang untuk dicalonkan sebagai salah satu figur, Wakil Ketua DPRD Kota Batam tersebut menampiknya. Meskipun demikian, pihaknya tetap mengharapkan figur-figur yang militan dan kompeten. Sehingga bisa bersinergi dengan Gubernur dalam melakukan pembangunan di Provinsi Kepri ini.

“Peraturan kan sudah menganjurkan dua nama saja untuk diusulkan. Sekarang ini, kami bersama partai pengusung masing menimang-nimang siapa layak untuk diusulkan,” jelas pria kelahiran Pulau Kasu, Batam, tersebut.

Sementara itu, Wakil Ketua Partai Nasdem Provinsi Kepri, Bidang Politik dan Pemerintahan, Fajri Shihab mengatakan Nasdem Kepri sampai saat ini masih belum menentukan sikap politiknya seperti apa. Mengenai kandidat yang akan diusung untuk menjadi Cawagub Kepri. Ditegaskannya, karena sudah ada ketentuan dan mekanismenya, Nasdem tetap akan berpegang pada peraturan yang ada.

“Apalagi Nasdem di DPRD Kepri hanya dua kursi. Meskipun demikian, kita berharap Partai mengusung bertindak secara kolektif kolegial dalam menentukan figur yang akan dipilih,” ujar Fajrin.

Disinggung apakah Ketua DPW Nasdem Provinsi Kepri, Nurdin Basirun sudah melakukan pembahasan secara internal terkait langkah yang akan diambil. Masih kata Fajrin, karena sudah adanya desakan dari Pemerintah Pusat, tentu komunikasi politik harus terus terbangun antar partai pengusung

“Pak Nurdin masih disibukan dengan tugas pemerintahan. Sehingga kami belum melakukan pemabahasan secara mendalam, mengenai sikap Partai Nasdem terhadap Cawagub Kepri,” jelas Fajrin.

Sementara itu, Partai Demokrat Provinsi Kepri yang beberapa waktu lalu sudah melakukan penjaringan secara terbuka sudah mengantongi 14 nama-nama calon. Akan tetapi sampai saat ini, masih belum menyimpulkan satu namapun untuk diusung sebagai kandidat Cawagub Kepri.

Dengan berbekal visi-misi membangunan Provinsi Kepri, sebanyak 14 kandidat berebut kursi Wakil Gubernur Kepri lewat Partai Demokrat. Berdasarkan data DPD I Partai Demokrat Kepri, adapun nama-nama yang berminat menjadi Wagub adalah Mantan Ketua DPRD Kota Batam, Surya Sardi, Anggota DPRD Provinsi Kepri, Surya Makmur Nasution, Anggota Komisi Pengawasan Partai Demokrat, Mayjen (Purn), Mochamad Nasir, Hotman Hutapea.

Selain nama-nama diatas ada juga nama Wakil Ketua DPRD Kepri, Huznizar Hood, Mantan Walikota Batam, Ahmad Dahlan, dan Wakil Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo. Selanjutnya yang ikut mendaftar adalah Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kepri. Kemudian ada nama tokoh pejuang Kepri, Huzrin Hood. Menyusul setelah itu adalah Mantan Wakil Bupati Natuna, Imalko. Kader Demokrat lainnya yang turut meraimakan bursa adalah putri almarhum Muhammad Sani, Riny Fitrianti, Mantan Walikota Padang, Fauzi Bahar, Mantan Ketua BP Batam, Mustafa Widjaya, dan nama terakhir adalah Suyatni.(jpg/bpos)

Respon Anda?

komentar