Pertamina Lelang Ribuan Tabung LPG

1363
Pesona Indonesia
Seorang agen gas di Legenda saat menyusun tabung gas 3 Kilogram. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos
Ilustrasi tabung gas 3 Kilogram. Foto: Cecep Mulyana/ Batam Pos

batampos.co.id – PT Pertamina (persero) melelang ribuan tabung liquified petroleum gas (LPG) afkir berbagai ukuran. Mulai dari tabung LPG 3 kg, 12 kg, dan 50 kg.

Tabung LPG dan Valve yang dilelang, sudah tidak memenuhi syarat keamanan untuk dipergunakan.

”Ada ribuan tabung gas afkir. Mayoritas memang tabung 3 kg,” kata Area Manager Communication Relation PT Pertamina Sumbagsel, Makasin, ditemui di depo pengisian LPG Jembatan Pulau Layang, Plaju, kemarin (4/8).

Ribuan tabung afkir yang bertumpuk itu sudah pada berkarat dan ada yang keropos

Menurutnya, memang lebih banyak tabung LPG 3 kg, karena peredarannya banyak di masyarakat. Perincian tabung LPG afkir yang dilelang, ukuran 3 kg sebanyak 16.432, ukuran 12 kg baja sebanyak 29.183, ukuran 50 kg baja sebanyak 1.466.

Tak hanya tabung LPG, tapi juga valve yang sudah afkir. Valve atau katup berbahan kuningan, yang berfungsi untuk mengatur/mengontrol gas dari tabung. Jumlah valve afkir yang dilelang, ukuran 3 kg sebanyak 1.085.988, ukuran 12 kg sebanyak 87.962 dan ukuran 50 kg sebanyak 2.393.

“Nilai limit (lelang,red) Rp4 miliar, dengan uang jaminan penawaran lelang Rp2,4 miliar,” sebut Makasin seperti dikutip dari Sumatera Ekspress (Jawa Pos Group) hari ini (4/8).

Untuk keseluruhan barang yang dilelang, kata Makasin, tidak terpisah. Dijadikan satu paket, dengan limit Rp4 miliar. “Kegiatan aanwijzing (pemberian penjelasan,red) hari ini (kemarin, 4/8), wajib diikuti calon peserta lelang,” jelasnya.

Lelang ini menurutnya sudah sesuai dengan peraturan dinas tenaga kerja (disnaker), bahwa tabung-tabung yang berusia 25 tahun, diafkir guna memastikan tabung itu layak digunakan. “Tapi, tidak harus 25 tahun, kalau memang sudah tidak layak akan diafkir,” tegasnya.

Lanjut Makasin, tabung yang masuk untuk isi ulang di Pertamina, tidak serta merta diterima. Tapi dicek dan diverifikasi terlebih dahulu, nomor seri tabung berasal dari Pertamina. Sementara jika tabung dinilai tidak layak, akan disingkirkan. Seperti rusak, keropos, dan lainnya.

Tabung-tabung ini, berasal dari 17 kabupaten kota di Sumsel. “Per hari tidak tentu berapa tabung yang afkir. Yang jelas jumlahnya sudah sangat banyak dan memakan tempat, karena itu dilelang,” ucap dia.

Tambahnya, Makasin menegaskan barang yang dilelang itu akan dihancurkan terlebih dahulu. Tabung LPG dibelah empat, kemudian valve akan digepengkan. Dengan begitu, tidak bisa didaur ulang. ” Terserah mereka (pemenang lelang,red) mau diapakan tabung itu. Tapi biasanya, tabung itu dibawah ke Krakatau Steel untuk dileburkan,” ucapnya.

PT Krakatau Steel adalah perusahaan baja terbesar di Indonesia. BUMN ini berlokasi di Cilegon, Banten. Produk yang dihasilkan adalah baja lembaran panas, baja lembaran dingin, dan baja batang kawat.

Diakui Makasih, sudah ada beberapa vendor yang mendaftar untuk ikut lelang. Namun dia mengaku belum mengetahui jumlah pastinya. “Rencananya, lelang akan dilakukan terbuka pada 9 Agustus mendatang, jadi silahkan yang bagi vendor yang ingin ikut serta,” imbuhnya. (jpg)

Respon Anda?

komentar