Banjir Hadiah dan Diskon di Gebyar PKP di BCS Mall

669
Pesona Indonesia
Gebyar PKP di BCS Mall. Foto: istimewa
Gebyar PKP di BCS Mall. Foto: istimewa

batampos.co.id – PKP Gebyar kembali digelar. Pameran properti yang ditaja oleh PT Putera Karyasindo Prakarsa (PKP) ini dimulai Jumat (5/8) hingga 30 Agustus 2016 di BCS Mall. Selama pameran berlangsung, PKP menawarkan banyak hadiah, promo, cara bayar, dan diskon.

Sesuai dengan slogan yang ditawarkan yakni dobel untung, di samping banjir hadiah dan tawaran menarik lainnya dari pengembang, calon konsumen juga ditawarkan beragam cara bayar dan hadiah yang menarik dari masing-masing proyek yang dikembangkan PKP. Selain itu, ada 15 proyek yang menawarkan produknya baik hunian rumah, komersial ruko, town house dan lainnya.

Kepala Divisi Marketing PT PKP, Gentur Herat, mengatakan, bahwa dalam pameran bertajuk PKP Gebyar ini,  pihaknya menyediakan sedikitnya 17 item hadiah antara lain mobil Mazda2, sepeda motor, kulkas, televisi, dan sebagainya. Juga hadiah grand prize Toyota Alpard.

Gentur memaparkan, PKP memberikan promo berupa kemudahan pembayaran. “Konsumen bisa membeli tunai dengan membayar secara mencicil 20 kali ditambah diskon sebesar lima persen setara pembelian cash. Ada juga promo pembayaran cicilan langsung 30 kali ,” ujarnya.

Di samping itu, ditambahkannya, masih ada promo lainnya dari setiap proyek yang dikembangkan oleh PKP.

“Masing-masing proyek menawarkan promo tersendiri yang bersaing seperti cara bayar, hadiah langsung, bonus renovasi, kemudahan surat-surat, dan sebagainya,” sebut dia.

“Membeli saat masa pameran lebih menguntungkan bagi konsumen karena  lebih banyak kemudahaan. Apalagi, “harga naik setelah pameran,” imbuh Gentur.

Menurut Gentur, perekonomian di Batam sempat mengalami pelemahan, namun, sebagai sebuah pusat industri manufaktur dan juga ditetapkan sebagai kawasan perdagangan bebas, kondisi perekonomian di daerah ini sangat berpotensi kembali bergairah.

“Kita memiliki keunggulan komparatif karena hanya sepelemparan batu dari Singapura. Ini kekuatan kita dan terbukti telah menjadi magnet yang menarik para investor asing maupun domestik. Di samping itu, ada perhatian khusus dari Pemerintah Pusat terhadap daerah ini. Kita percaya Presiden Joko Widodo membangkitkan kembali gairah perekonomian di daerah ini,” ujarnya optimistis.

Gentur memaparkan bahwa di tengah desas-desus bahwa perekonomian Batam sedang lesu, laporan resmi membuktikan bahwa investasi yang masuk justru meningkat. Kata dia, pada kuartal pertama 2016, investasi yang masuk Batam mencapai 391 juta dolar AS.  Ada peningkatan sebesar 9,3 persen dibanding kuartal I tahun lalu yang tercatat sebesar 204 juta dolar AS. Dari Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) tahun ini, ternyata ada persetujuan terhadap 410 proyek baru dengan nilai investasi mencapai 474 juta dolar AS.

“Dibanding tahun lalu yang hanya 117 proyek dengan nilai 285 juta dolar AS,  berarti ada peningkatan sebesar 66 persen,” papar Gentur.

Dengan demikian, menurut Gentur, akan berimbas kepada sektor properti, baik yang bergerak di bidang pengembangan kawasan industri maupun pengembang perumahan dan ruko. “Karena semua saling terkait,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Gentur menjelaskan pula mengenai regulasi yang sedang digodok dan akan segera diberlakukan oleh Bank Indonesia (BI) terkait kemudahan pembiayaan bagi konsumen untuk memperoleh rumah maupun rumah toko.

Kelonggaran ini, kata Gentur, akan diambil oleh Bank Sentral selain untuk mendorong  pertumbuhan ekonomi nasional, juga untuk mempermudah masyarakat memiliki hunian maupun tempat usaha seperti ruko.

Ada dua kebijakan baru yang mudah-mudahan keluar tahun ini. Akan ada kelonggaran dari BI terkait pembiayaan perbankan yang diharapkan sangat membantu masyarakat memperoleh rumah, yakni memberikan keringan uang muka.

“Untuk itu, tunggu apa lagi, manfaat momen pameran properti ini, segera kunjungi stan-stan proyek PKP. Juga ditawarkan produk yang baru di-launching. Harga ditawarkan bervariasi mulai dari Rp 100 juta sampai 5 miliar,” pungkas Gentur. (suc/bp)

Respon Anda?

komentar