Banyuwangi Beach Jazz Festival, Datang yuk

752
Pesona Indonesia

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas tengah mempersiapkan Banyuwangi Beach Jazz Festival (BBJF) yang diselenggarakan pada 13 Agustus 2016 di Pantai Boom Banyuwangi, Jawa Timur.

“Acaranya pasti keren! Bagi orang Jakarta dan Surabaya, akses menuju Banyuwangi sudah semakin mudah kok. Sudah penerbangan langsung ke sana, tidak perlu jalan darat jauh-jauh lagi,” sebut Arief Yahya, Menteri Pariwisata yang dipercaya Presiden Joko Widodo itu.

Yang lebih menghebohkan, ternyata bintang tamunya penyanyi-penyanyi kelas wahid di level nasional, seperti Raisa, Tulus, dan lainnya.

BBJF akan mengkolaborasikan secara unik antara musik daerah dan sentuhan jazz kontemporer.

”Silahkan datang ke Banyuwangi, karena akan ada nama-nama penyanyi jazz lokal yang akan mengisi panggung BBJF 2016 di antaranya adalah: Raisa, Tulus, Rizky Febrian, White Shoes and The Couples Company, Bunglon, Barsena, dan masih banyak lagi,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi MY Bramuda, Selasa (2/8).

Kata pria yang biasa disapa Bram itu, perhelatan tersebut akan dimeriahkan alunan musik jazz dan akan tampil beda dengan panggung yang lebih cantik dan menampilkan keindahan pantai serta menghadirkan penyanyi-penyanyi jazz ternama di pentas musik Indonesia.

”Mereka akan tampil dalam konser jazz yang tahun ini yang bertema “Jazz Rise and The Next”.

Tema tersebut diangkat untuk mengapresiasi kalangan muda khususnya yang punya antusiasme tinggi terhadap genre musik jazz di Banyuwangi,”kata pria yang ramah kepada wartawan itu.

Banyuwangi Beach Jazz Festival diselenggarakan, imbuh Bram, tidak hanya untuk mendukung perkembangan musik jazz di Banyuwangi, tetapi juga ingin melahirkan wadah apresiasi bakat bagi anak-anak muda. Visi misi ini serius digeluti Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, terbukti dengan diadakannya BBJF beserta event jazz lainnya seperti Student Festival Jazz dan Ijen Summer Jazz.

”Kenapa Pantai Boom kami pilih? Karena ini merupakan salah satu destinasi wisata favorit bagi warga Banyuwangi. Selain itu lokasinya pun dekat dari pusat kota sehingga mudah dijangkau oleh wisatawan,” bebernya. Musik adalah cara yang paling efektif untuk memperkenalkan destinasi, tinggal dikombinasi dengan objek wisata yang akan dipromosikan itu.

Seperti diketahui, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas semakin pintar mengangkat popularitas pariwisata di daerahnya. Sebelum Banyuwangi Beach Jazz Festival 13 Agustus 2016 digelar, daerah berjuluk Sunrise of Java itu sudah menghebohkan Ijen Summer Jazz, Sabtu (30/7) malam. Hasilnya, banyak yang terkesima dan menyisakan cerita indah di media social dan memviral ke saentero jagad.

Event Ijen Summer Jazz 2016 itu sukses membalut keintiman panorama dan keindahan Gunung Ijen bersama artis top seperti Syaharani & Queenfireworks (ESQI:EF) serta Nita Aartsen. Sabtu, 30 Juli 2016 malam lalu, Banyuwangi terlihat istimewa. Banyuwangi Ijen Summer Jazz 2016 ini dimainkan di Jiwa Jawa Resort, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Total kapasitas venue hanya 300 tempat duduk, pengunjung diajak merasakan sajian hiburan musik jazz dan budaya dengan cara tak biasa.

Kemasan acaranya pun sangat mumpuni. Tak ada lagi jarak yang memisahkan penonton dan artis yang tampil. Rajutan keintiman dengan alam juga sangat terasa. Ada latar pemandangan volkano Ijen yang menawan. Semuanya  berpadu cantik dengan empat gunung sekaligus, yakni Merapi, Raung, Ranti, dan Suket. Benar-benar wow. Inilah even pemanasan sebelum Banyuwangi Beach Jazz Festival, 13 Agustus 2016.

”Kami akan berusaha konsisten sekuat tenaga menjaga atraksi di Banyuwangi,” kata Bram.

Dalam pemaparan Bram, dipilihnya pantai tersebut di even BBJF juga karena nlai historinya juga cukup tinggi karena pernah digunakan untuk mengangkut hasil bumi pada zaman kolonial. Dengan segenap potensi itu kemudian Pantai Boom selalu dijadikan lokasi penyelenggaraan event-event akbar di Banyuwangi seperti Banyuwangi Beach Jazz Festival ini dan juga Festival Gandrung Sewu.

Tiket BBJF 2016 dibandrol dengan harga mulai kelas festival Rp300 ribu, wings kanan/kiri Rp500rb,VIP Rp1,2 juta, dan VVIP Rp2 juta. Baru tahun ini pula, untuk menampung antusiasme penonton, panitia menyediakan kelas festival dengan paling rendah Rp 300 ribu. (*)

Respon Anda?

komentar