Hakim Vonis Mati 5 Pembunuh dan Pemerkosa Yuyun

1470
Pesona Indonesia
Rekonstruksi kasus pemerkosaan Yuyun. Foto: dok/JPG
Rekonstruksi kasus pemerkosaan Yuyun. Foto: dok/JPG

batampos.co.id -Hakim Pengadilan Negeri Curup, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, akhirnya menjatuhkan vonis mati pada lima pemerkosa dan pembunuh Yuyun (14), pada persidangan lanjutan, Kamis (4/8/2016).

“Kelima tersangka, yaitu ZA dkk, mereka melanggar pasal 340 KHUP juncto pasal 55 ayat 1 KUHP dengan hukuman mati,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Rejang Lebong, Eko Hening Wardono.

Baca Juga: Lima Pemerkosa Yuyun Terancam Pidana Mati

Kelima tersangka yang sudah menjalani sidang adalah ZA, 22; TO, 18; SU, 19; MA, 18; dan FA, 19. Sementara itu, satu orang yang masih berusia 13 tahun adalah JA menjalani sidang secara terpisah.

Selain dikenakan pasal 340, kelimanya juga dijatuhi pasal 80 ayat 3 dan pasal 81 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. Dakwaan dengan pasal 80 dan pasal 81 juga dijatuhkan kepada tersangka dibawah umur yang berinisial JA.

Eko menyatakan, khusus tersangka JA, penahanan tidak akan dilakukan. Sebab, sesuai dengan undang-undang yang berlaku, tersangka yang berusia di bawah 14 tahun tidak akan dikenakan pidana.

“Tersangka JA akan kami beri tindakan,” terangnya.

Baca Juga: Kasus Yuyun Mendapat Sorotan Media Internasional

Sidang pertama dilakukan untuk tersangka JA. Dia disidang di ruang sidang anak Pengadilan Negeri Curup. Sidang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB setelah sempat diskors majelis hakim karena JA terlambat datang ke Pengadilan Negeri Curup.

Setelah satu jam mengadili JA, majelis hakim kemudian melanjutkan sidang untuk kelima tersangka dewasa di ruang sidang dewasa. Persidangan keenam tersangka berlangsung tertutup.

Seperti diketahui Yuyun adalah korban pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan 14 pemuda di Desa Kasie Kasubun, Curup, pada 2 April lalu. Mayatnya baru ditemukan dua hari kemudian.

Tujuh pelaku dijatuhi sudah 10 tahun hukuman penjara. Sementara satu lainnya masih dalam pengejaran polisi. (251/mam/JPG)

Respon Anda?

komentar