Komposter Olah Limbah jadi Pupuk Organik

765
Pesona Indonesia

komposterbatampos.co.id – bright PLN Batam mendukung program komposter dilakukan di Kavling Bukit Pelita Indah RT 006, RW 020 Kelurahan Kabil, Nongsa.

Dukungan itu diwujudkan berupa pembagian alat pembuat pupuk kompos dari sampah organik yang biasa disebut komposter.

Program komposter ini membagikan 25 komposter kepada 50 KK warga di sana.

Setelah tiga bulan sudah program berjalan tibalah saatnya melihat hasil komposter tersebut.

Rabu (4/3), warga di kavling Bukit Pelita Indah akhirnya menuai hasil dari kerja keras mengompos sampah organik yaitu panen!

“Prosesnya memang cukup mudah namun butuh ketekunan dan kemauan untuk mulai mengompos dan pada akhirnya dapat memanen”, ujar Fatimah salah satu kader komposter di kavling tersebut.

Fatimah juga telah berhasil menjadi kader komposter terbaik karena hasil dari swadaya pangannya berhasil. Kangkung yang dia tanam tumbuh dengan subur.

Fatimah juga menambahkan bahwa selama ini warga banyak membuang sampah organik begitu saja ke TPS bahkan disembarang tempat. Setelah diberi alat komposter dan pelatihan membuat kompos akhirnya ibu-ibu rumah tangga banyak yang memanfaatkan sampah organik tersebut.

Agus Subekti, Corporate Secretary bright PLN Batam memuji ibu-ibu yang begitu rajin dan berusaha keras untuk mengikuti program ini di tengah kesibukan menjadi ibu rumah tangga.

“Ratusan ton sampah di Batam ini tiap harinya terkumpul di TPS namun ibu-ibu di sini sudah menguranginya. Dengan adanya komposter ini bright PLN Batam berharap dapat membantu pemerintah menanggulangi masalah sampah dan juga membuat masyarakat aktif terlibat dalam pengelolaan sampah,” tambah Agus Subekti

Rida Meyliana  representasi pemerintah dari DKP juga mengapresiasi program “Batam 1000 Komposter” yang digagas oleh Duta Pudak Lestari dan CSR bright PLN Batam.

“Program ini sangat membantu pemerintah karena mungkin ibu-ibu pasti sering membuang sampah ke TPS,program ini merupakan pemberdayaan masyarakat dari lingkungan RT,RW sampai kelurahan agar berpartisipasi untuk mengatasi permasalahan sampah serta mewujudkan Indonesia bebas sampah tahun 2020 salah satunya melalui program 1000 Komposter,” ujar Rida dalam sambutannya.

Beberapa warga juga mengaku senang dengan program komposter karena dapat menghemat uang belanja bulanan dengan menanam bahan pangan secara mandiri

Program komposter ini adalah program Corporate Social Responsibility (CSR) Peduli Lingkungan bright PLN Batam dan merupakan program pertama kali/pilot project  bright PLN Batam bekerja sama dengan PT Duta Pudak Lestari yang berkomitmen dalam bidang lingkungan dan energi  berbasis limbah.

Diharapkan melalui program komposter ini dapat membantu program pemerintah untuk mereduksi sampah dengan 3R (Reuse,Reduce,Recycle) serta turut ambil bagian dalam membangun nilai tambah dari sampah, juga  dalam menciptakan masyarakat swadaya pangan dan pemberdayaan masyarakat di bidang lingkungan. (rilis)

Respon Anda?

komentar