Wendra-Ennaidi Resmi Berpasangan di Pilkada Payakumbuh

1105
Pesona Indonesia
Foto: Padang Ekspress/jpg
Foto: Padang Ekspress/jpg

batampos.co.id — Identitas bakal calon (balon) wakil wali kota yang akan mendampingi Wendra Yunaldi dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Payakumbuh 2017 akhirnya tersingkap sudah.

Wendra yang sudah memutuskan maju dari jalur perseorangan atau independen karena terinspirasi dari sukses Ramlan Nurmatias-Irwandi Dt Batujuah dalam Pilkada Bukittinggi 2015, dengan mantap menyebut, bakal berpasangan dengan Ennaidi Dt Angguang Nan Pandak, mantan birokrat yang berasal dari Napar, Koto Nan Gadang, Payakumbuh Utara.

”Insya Allah, surat dukungan masyarakat disertai foto kopi KTP yang sudah terkumpul sebanyak 12 ribu lembar, tidak akan kami khianati. Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, hari ini kami nyatakan, kami berpasangan,” kata Wendra Yunaldi kepada Padang Ekspress (Jawa Pos Group), Jumat (5/8).

Wendra mengaku, memilih Ennaidi Datuak Angguang sebagai wakilnya, karena dua faktor utama. Pertama, kata Wendra, Datuak Angguang adalah pensiunan birokrat yang kenyang asam-garam pemerintahan. ”Bila nanti saya diberi amanah oleh masyarakat, tentu pengalaman Pak Datuak Angguang, sangat dibutuhkan, dalam menjalankan pemerintahan. Dan kami juga sudah berkomitmen, menciptakan rasa nyaman bagi seluruh pegawai di lingkungan Pemko (Pemerintah Kota) Payakumbuh,” ujar Wendra.

Sedangkan alasan kedua, menurut Wendra, dia memilih Datuak Angguang sebagai bakal calon wakil wali kota, karena pepatah Minang mengajarkan, bajalan ba nan tuo. ”Saya yang masih muda ini, tentu membutuhkan orang tua yang akan memberi nasehat. Makanya, saya memilih Pak Datuak Angguang, mewakili semangat para sesepuh atau orang-orang tua kami di Payakumbuh,” kata Wendra Yunaldi.

Pada bagian lain, Wendra Yunaldi mengaku, menghormati seluruh kandidat kepala daerah yang mengikuti proses Pilkda 2017, termasuk wali kota incumbent Riza Falepi yang sudah mengajukan ke PKS. ”Saya juga menghargai, pengurus partai politik yang sudah menerima berkas pendaftaran saya. Namun karena kawan-kawan relawan sudah berjuang berbulan-bulan, saya memutuskan menghormati dukungan tanpa mahar masyarakat, dengan maju lewat jalur independen,” kata Wendra.

Aktivis reformasi yang memenangkan Pemilihan DPD RI 2009 di Payakumbuh dan Limapuluh Kota ini mengaku, akan segera menyerahkan surat dukungan masyarakat disertai fotokopi KTP ke kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat. ”Kami mohon doa, restu, dan dukungan dari alim-ulama, niniak-mamak, cadiak pandai, bundo kanduang, generasi muda, kaum tani, peternak, tukang ojek, kusia bendi, buruh angkat, kelompok yasin, kawan-kawan aktifis 98 dan KAHMI, serta seluruh elemen masyarakat,” ujar Wendra.(jpg)

Respon Anda?

komentar